Pasar Pon Trenggalek Segera Dibangun, Mengusung Konsep Bangunan Hijau

oleh
Bupati Trenggalek menghadiri sosialisasi pembangunan Pasar Pon.

KILASJATIM.COM, Trenggalek – Pasar Pon Trenggalek yang pada 2018 lalu dilanda kebakaran akan segera dibangun kembali. Saat menghadiri sosialisasi pembangunan Pasar Pon bersama pertemuan dan paguyuban pedagang, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengatakan Pasar Pon akan dibangun kembali dengan konsep Gedung Hijau, hal ini segera menjawab penantian para pedagang yang telah menantikan Pasar Pon agar segera dibangun kembali, Rabu (29/1/20).

Pedagang yang mengikuti sosialisasi ini merespons positif dan menyambut gembira atas segera membangunnya Pasar Pon kali ini. Setelah ditentukan pemenang lelang dari PT. Himindo dengan nilai penawaran kontrak 69 Milyar beberapa waktu yang lalu, pembangunan Pasar Pon di Tahun 2020.

Konsep Green Building yang diusung akan menerapkan konsep pasar yang higienis dengan standar manajemen energi yang modern. Tidak hanya itu, dengan adanya taman dan air mancur di dalamnya, Pasar Pon juga dikonsep bisa menjadi pasar wisata di mana akan ada acara-acara menarik yang digelar di sana sehingga dapat menarik minat pengunjung untuk datang ke pasar.

BACA JUGA: Kabupaten Trenggalek Pecahkan Rekor MURI

Selain itu dengan konsep bangunan hijau ini Pasar Pon juga diharapkan dapat menjadi target pasar percontohan nasional beberapa daerah lain.

“Konsepnya bangunan hijau, terus nanti lebih ke arah kubah besar 2 lantai, tapi lantai 2 tidak tertutup, di tengah-tengah ada rekaman jadi orang yang membeli di atas itu bisa tahu di bawah. Atau orang yang di bawah bisa lihat juga di toko yang ada di atas, jadi nanti semuanya bisa laku,” terang Bupati Trenggalek H.

“Terus kemudian pintu masuk dari 4 sisi, jadi bangunan tidak akan penuh menempel ke jalan, kita punya spesi yang luas atau pejalan kaki dan parkir, jadi nanti semua dari 4 sisi bisa masuk. Jadi tidak lagi nanti belakang, jadi tidak ada konsep depan belakang semuanya terakses pintu masuk,” imbuhnya lengkap.

BACA JUGA: Pemkab Trenggalek Peduli Industri Kecil Menengah

Sementara itu, dengan daya tampung, 679 pedagang dan untuk memudahkan pengunjung saat berbelanja, Pasar Pon juga akan dilakukan sesuai permintaan barang yang dijual.

“Daya tampung 679 pedagang terdiri dari los dan kios. Pembagiannya kemarin kan sudah kita data semua dapat kartu lokasi kita lotre kemarin datang harus tahu dimana,” pungkasnya. (diskominfo/kj29)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *