Disperindag Janjikan 270.000 UMKM Jatim Bertahap Masuk Pasar Digital

oleh

 

Kepala Disperindag Jatim Drajat Irawan

 

SURABAYA, kilasjatim.com: – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur menargetkan dalam 5 tahun ke depan bisa mengedukasi sekitar 270.000 UMKM untuk masuk ke pasar digital secara bertahap.

Kepala Disperindag Jatim Drajat Irawan mengatakan saat ini mitra binaan UMKM Jatim yang sudah mendapatkan edukasi dan masuk pasar digital mencapai 1.249 UMKM.

“Sebetulnya UMKM kita sudah banyak yang masuk di marketplace digital karena ada yang sudah mandiri. Namun yang mendapatkan edukasi dari kita memang belum banyak,” kata Drajat usai jadi pembicara pada Seminar UMKM yang digelar PWI Jatim, Rabu (20/3/2019).

Selama ini menurut Drajat, UMKM yang masuk pasar digital sebagian besar di marketplace Bukalapak. Pemprov Jatim sendiri sudah melakukan konsolidasi dengan sejumlah marketplace lainnya dan berharap mau memberikan ruang lebih banyak bagi produk-produk UMKM Jatim, ketimbang produk impor.

“Kami baru ketemu dengan Bukalapak, Shopee, Blibli, dan Tokopedia untuk mengajak mereka agar ikut mengangkat produk UMKM Jatim,” tambahnya.

Disperindag mencatat, rata-rata pertumbuhan jumlah pelapak di Jatim yang mengupload barang matket place sebesar 5 persen per bulan sedangkan rata-rata transaksi meningkat hingga 10 persen .

Hanya saja yang jadi hambatan bagi UMKM untuk masuk pasar digital adalah pengoperasian aplikasi dan cara menyajikan gambar/foto produk yang
menarik konsumen. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *