Bupati Tantri Terima Penghargaan Sebagai Terbaik X Pembina K3 Jatim  

oleh -1.355 views
Penghargaan diberikan oleh Gubernur Jawa Timur, Hj. Khofifah Indar Parawansa kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono mewakili Bupati Probolinggo.

KILASJATIM.COM, Surabaya – Kabupaten Probolinggo kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Hal ini menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur kepada Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE sebagai Terbaik X Bupati/Walikota Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2020.

Penghargaan ini diberikan oleh Gubernur Jawa Timur, Hj. Khofifah Indar Parawansa kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono mewakili Bupati Probolinggo dalam Apel Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Lapangan Sepakbola Kawasan SIER, Surabaya, Senin (13/1/2020).

Kegiatan yang diambil oleh para kepala daerah di Jawa Timur ini mengambil tema “Optimalisasi Kemandirian Masyarakat Berbudaya K3 Pada Era Revolusi Industri 4.0 Berbasis Teknologi Informasi”.

BACA JUGA: Gubernur Khofifah Beri Penghargaan Pembina K3 Pada 10 Bupati dan Walikota  

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, H. Soeparwiyono mengaku sangat bersyukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan pada awal tahun 2020 ini merupakan penghargaan yang luar biasa yang diraih oleh Pemkab Probolinggo yang dipimpin oleh Ibu Hj P. Tantriana Sari, SE selaku Bupati Probolinggo.

“Alhamdulillah, Ibu Bupati telah berhasil melakukan pembinaan terhadap perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Probolinggo, khususnya yang berkaitan dengan Keselamatan, dan Kesehatan (K3) bagi pekerja,” ungkapnya.

Dengan penghargaan ini, Soeparwiyono berharap agar dapat memotivasi OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk dapat terus berprestasi. Harapannya, Penghargaan tersebut dapat selaras dengan Peningkatan Penghasilan para pekerja atau buruh.

BACA JUGA: Gabungkan Tiga Forum SKK Migas Optimalkan Fasilitas Operasi dan Keselamatan Migas

“Semoga penghargaan ini tidak hanya simbolis saja, dapat menjadi pelecut untuk bisa menjadi lebih baik lagi untuk diperuntukkan, terutama untuk hal pekerja,” harapnya.

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo, Hudan Syarifuddin mengatakan, meraih penghargaan itu tidak termasuk dari 15 perusahaan yang ada di Kabupaten Probolinggo. Perusahaan-perusahaan tersebut berhasil mengaplikasikan sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Lingkungan perusahaannya.

“Dalam penghargaan ini, 10 perusahaan meraih penghargaan kecelakaan nihil, 3 perusahaan meraih penghargaan SMK3 terbaik dan 2 (dua) perusahaan meraih penghargaan P2 HIV AIDS terbaik,” ungkapnya. (hms/kj21)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.