AKR Gem City di Jiipe Gresik, Prospek Bisnis Kota Mandiri dan Investasi Bertaraf Internasional

oleh -567 Dilihat

Foto: Kilas Jatim/Rie

KILASJATIM.COM, Gresik – Kawasan Industri Gresik JIIPE (Java Integrated Industrial and Ports Estate) digadang menjadi proyek potensial di Jawa Timur.

Di dalamnya terdapat ribuan tenant Industrial Estate, sehingga bisa meningkatkan rasio investasi di Jatim menjadi 70% lebih dibandingkan sebelumnya. Selain Pelabuhan Manyar, Smelter Freeport, di kawasan Jiipe juga terdapat proyek AKR Gem City.

Andi Setiyawan, Head of Region II PT. AKR Surabaya Land Corporindo mengatakan, AKR Gem City tak hanya menawarkan fisik bangunan, tapi lebih ke peluang bisnis.

“Peluang bisnis kalau bicara AKR GEM City, kita itu berada atau merupakan bagian dari Jiipe. Ini adalah lahan seluas kurang lebih 3000 hektar (HA), di mana di Jiipe ini ada tiga komponen yaitu Java, Integrated, Industrial and Ports Estate,” papar Andi di Hotel Aston Gresik beberapa waktu lalu.

AKR Gem City di kawasan industri mempunyai luas kurang lebih 1800 HA. Sedangkan di kawasan Port, mempunyai luas 400 HA.

Menurut Andi, AKR Grand Estate Marina (GEM) City ini adalah mega proyek seluas 3000 HA yang merupakan kawasan terintegrasi dengan Jiipe. Kawasan AKR Gem City dibagi atas 7 distrik dengan sarana dan fasilitas masing-masing untuk melengkapi gaya hidup penghuninya.

“Jadi kami ini kota mandiri, kota investasi yang bertaraf internasional dengan luas 800 hektar. Di 800 hektar ini kita bagi menjadi 7 distrik. Pertama, gerbang masuk yang kita sebut East Gate Distrik. Kedua, jalan masuk yang langsung masuk dari Jiipe, itu kita sebutnya sebagai West Gate. Masih ada Central Business Districk, ada Park District, ada University District, ada Golf District, sama yang terakhir ada Marina District,” urai Andi.

Baca Juga :  Pemkab Gresik Buka Pendaftaran Mudik Gratis 2024, Yuk Catat Tanggal dan Syaratnya Rek!

Ini merupakan suatu kota mandiri yang terintegrasi dengan Jiipe bertaraf internasional, karena memang yang ada di kawasan Jiipe adalah perusahaan-perusahaan internasional, salah satunya Smelter Freeport yang sudah mengambil lahan sendiri 100 HA dan diprediksi akan melakukan pengembangan berikutnya.

“Seperti program pemerintah, kita itu mau hilirisasi industri. Sekarang yang sudah bisa kita lihat adalah Smelter Freeport. Tambangnya kan di Papua. Dari Papua itu materialnya dibawa ke sini (Gresik, red) untuk dimurnikan. Dari hasil pemurnian ini kan muncul tembaga. Nah, tembaga ini membawa efek mengajak perusahaan-perusahaan internasional lainnya. Misalnya nanti dari hasil pemurnian juga ada silica, maka bakal ada pasir silica buat bikin kaca. Terus juga ada menghasilkan prospat atau apa yang itu merupakan bahan dasar untuk pupuk dan kebetulan di tempat kami ada beberapa PT yang bisa menampung itu, sehingga peluang saling membutuhkan inilah yang kita baca,” urai Andi.

Menurut Andi, beberapa perusahaan efek dari adanya Smelter Freeport di Jiipe itu tak selalu membutuhkan area besar. Untuk itu, AKR Gem City punya Light Industry yang ada di West Gate. Di sini, AKR Gem City menyediakan satu pasar bernama East Logistic Part.

“Di situ kita ada pergudangan modern dan kavling siap bangun. Luas gudangnya bervariasi, dari luas 300-1000 meter persegi dan ini konsepnya cakep, nggak melulu gudang yang kita lihat kayak gudang. Kita gudang di depannya ada kantor yang cukup nyaman dua lantai dan for to sailingnya juga cukup tinggi, dan di belakangnya ada area yang tidak kita bangun sepanjang 10 meter dengan lebar menyesuaikan tipe gudangnya,” papar Andi.

Bicara penjualan, AKR Gem City di Area East Gate sudah rilis 6 klaster dan sudah 90 persen terjual. Yang lebih banyak terjual adalah kavling siap bangun.

Baca Juga :  Tingkatkan Produktifitas Pangan, Bupati Gresik Sosialisasikan Bantuan Pupuk Organik Cair dan Hayati Cair

Tapi, lanjut Andi, setahun terakhir AKR sudah tidak merilis kavling siap bangun. Yang dirilis adalah perumahan yang berada di kluster keenam berupa rumah dan ada area komersial berupa ruko.

“Kita sebut shock house. Nah, perumahan ini sebenarnya kita prepare untuk ngambil pasar yang ada di Jiipe. Di Jiipe kalau sudah jadi itu kurang lebih ada karyawan 150-200 ribu dalam radius 5 KM dari area AKR. Di sini ada banyak kawasan industri yang menyerap ribuan karyawan. Nah, kita ingin mendekatkan mereka di tempat kerja, sehingga bisa menjadi hunian nyaman dan punya banyak waktu untuk keluarga,” tambah Andi.

Dengan pendeknya perjalanan dari kantor ke hunian ini menjadi konsep hunian yang ditawarkan AKR untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus jadi investasi yang bagus.

Inilah yang dinamakan kota mandiri seluas 800 HA, di mana lengkap dengan fasilitas. Masterplan AKR Gem City di sini akan ada fasilitas bisnis, perkantoran, perbelanjaan, mall, kawasan pendidikan, hotel, dan lain sebagainya.

“Pendidikan yang kita sediakan dimulai dari pendidikan dasar sampai purna. Kita saat ini sudah ada beberapa university yang aproach ke kita dan mereka mau bikin kampus cabang untuk meningkatkan penghuni di kawasan Jiipe. Salah satunya seperti menggelar pelatihan-pelatihan, dan pengembangan profesional untuk karyawan yang ada di kawasan Jiipe. Nanti, kalau hunian sudah mulai banyak, AKR akan melengkapi juga dengan pendidikan dasar,” jelas Andi. (rie)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.