Khofifah Raih Pimred Award 2026, Dinilai Jadi Gubernur Terbaik Bidang Komunikasi dan Informasi Publik

oleh -419 Dilihat

KILASJATIM.COM, Yogyakarta – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meraih penghargaan Pimpinan Redaksi (Pimred) Award 2026 dalam kategori Gubernur Terbaik Bidang Komunikasi dan Informasi Publik. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga keterbukaan informasi, transparansi, serta membangun komunikasi yang baik dengan media.

Penghargaan diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Forum Pimred Multimedia Indonesia yang berlangsung di Yogyakarta pada 17–19 Juli 2026. Penyerahan dilakukan oleh Anggota Dewan Pers Republik Indonesia, Yogi Hadi Ismanto, didampingi Ketua Umum Forum Pimred Multimedia Indonesia Bernadus Wilson Lumi.

Karena berhalangan hadir, penghargaan diterima oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin yang mewakili Gubernur Khofifah.

Ketua Umum Forum Pimred Multimedia Indonesia, Bernadus Wilson Lumi, mengatakan bahwa penetapan Khofifah sebagai penerima penghargaan dilakukan melalui proses seleksi dan penilaian yang ketat oleh dewan juri.

“Dewan Juri yang diketuai Anggota Dewan Pers Republik Indonesia Yogi Hadi Ismanto memutuskan Gubernur Provinsi Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa sebagai pemenang Pimred Award 2026 dalam kategori Gubernur Terbaik Bidang Komunikasi dan Informasi Publik,” ujar Bernadus dalam keterangan resminya, Selasa (21/7/2026).

Menurut dia, penilaian tidak hanya melihat capaian program pemerintah, tetapi juga memperhatikan kualitas hubungan kepala daerah dengan media massa.

Sejumlah indikator yang menjadi pertimbangan dewan juri antara lain tingkat keberpihakan terhadap media, kualitas kerja sama dengan insan pers, keterbukaan dalam penyampaian informasi, serta kemudahan akses komunikasi antara pemerintah dan media.

Selain itu, dewan juri juga menilai komitmen para pemimpin daerah dalam membangun hubungan yang sehat, transparan, dan konstruktif dengan insan pers maupun masyarakat luas.

Baca Juga :  Cara Pemkab Bojonegoro Atasi Masalah Sosial

Menanggapi penghargaan tersebut, Khofifah menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan salah satu prinsip yang terus dijaga oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Kami senantiasa untuk terus menjaga bagaimana informasi harus bisa diakses secara terbuka, transparan oleh insan media juga seluruh warga Jawa Timur,” kata Khofifah.

Ia menambahkan, Pemprov Jawa Timur melalui Diskominfo akan terus memperkuat komunikasi publik dengan memanfaatkan berbagai kanal resmi pemerintah agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan mudah diakses.

Menurut Khofifah, di tengah berbagai tantangan, termasuk kebijakan efisiensi anggaran, peran media menjadi semakin penting dalam menyampaikan berbagai program dan kebijakan pemerintah kepada masyarakat.

“Di tengah efisiensi ini peran media sangat vital. Bagaimana informasi-informasi terus kami sampaikan secara terbuka, dan peran media sangat dibutuhkan untuk menunjang pekerjaan yang telah dilakukan oleh Pemprov Jatim,” ujarnya.

Khofifah berharap sinergi antara pemerintah daerah dan media dapat terus diperkuat untuk menghadirkan informasi yang akurat sekaligus menangkal penyebaran hoaks di tengah masyarakat.

“Kolaborasi antara Pemprov Jatim dengan insan media kita harapkan akan terus memberi informasi sejernih mungkin untuk warga Jawa Timur. Kolaborasi media dengan pemerintah ini juga diharapkan bisa meluruskan berbagai informasi yang belum tentu kebenarannya agar tidak menjadi hoaks yang dikonsumsi masyarakat,” tutupnya.(Den/Friz)