Gus Syifa Terpilih Pimpin IPSI Banyuwangi 2026-2030, Targetkan Padepokan Pencak Silat.

oleh -585 Dilihat

KILASJATIM.COM, Banyuwangi – Ahmad Syifa Nailul Wafar resmi terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Banyuwangi periode 2026-2030. Pria yang akrab disapa Gus Syifa itu terpilih melalui Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Ruang Khusus DPRD Banyuwangi, Senin (1/6/2026).

Dalam pemilihan yang diikuti 24 perguruan pemilik hak suara, Gus Syifa berhasil meraih 14 suara dan unggul atas pesaingnya, Suwito, yang memperoleh 10 suara.

Terpilihnya Gus Syifa menandai dimulainya kepemimpinan baru IPSI Banyuwangi dengan fokus utama pada penguatan organisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembinaan atlet pencak silat secara berkelanjutan.

Sejumlah program prioritas pun telah disiapkan, mulai dari konsolidasi seluruh perguruan pencak silat di Banyuwangi hingga rencana jangka panjang pembangunan padepokan pencak silat sebagai pusat pembinaan atlet.

Saat dikonfirmasi usai pemilihan, Gus Syifa mengatakan langkah pertama yang akan dilakukan adalah memperkuat komunikasi dan sinergi antarperguruan agar proses pembinaan atlet berjalan lebih terarah dan terstruktur.

“Program jangka pendek kami akan konsolidasi perguruan pencak silat. Jangka menengah peningkatan SDM, baik pengurus, wasit juri maupun atlet. Sedangkan jangka panjangnya adalah bisa memiliki Padepokan Pencak Silat Banyuwangi,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan padepokan pencak silat merupakan kebutuhan mendesak bagi perkembangan olahraga bela diri tradisional tersebut di Banyuwangi. Selama ini, atlet pencak silat Banyuwangi masih harus berpindah-pindah lokasi ketika mengikuti pemusatan latihan tingkat kabupaten.

Kondisi tersebut dinilai kurang efektif untuk menciptakan sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan dan terintegrasi. Dengan adanya padepokan, proses latihan, pembinaan, hingga persiapan menghadapi kejuaraan dapat dilakukan dalam satu pusat kegiatan yang representatif.

Selain itu, Gus Syifa juga menaruh perhatian pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan IPSI Banyuwangi, mulai dari pengurus organisasi, pelatih, wasit, juri hingga atlet. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan prestasi pencak silat Banyuwangi di berbagai ajang kompetisi.

Baca Juga :  Kunjungi Pasar Malang Jiwan Colomadu, Presiden Bagikan BLT dan Cek Harga Komoditas

Kepemimpinan baru IPSI Banyuwangi diharapkan mampu memperkuat sinergi antarperguruan yang selama ini menjadi fondasi pembinaan olahraga pencak silat di daerah. Dengan kolaborasi yang lebih solid, prestasi atlet Banyuwangi di tingkat provinsi maupun nasional diharapkan terus meningkat.

Sebagai salah satu cabang olahraga yang memiliki akar budaya kuat di Indonesia, pencak silat tidak hanya menjadi sarana pembinaan prestasi, tetapi juga wahana pelestarian nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. Karena itu, IPSI Banyuwangi berkomitmen untuk terus mendorong perkembangan pencak silat sebagai olahraga sekaligus warisan budaya yang membanggakan daerah.(zul)