OJK Salurkan Rp117 Miliar untuk Nelayan Banyuwangi, Program Stop Rentenir “Osing” Sasar Ribuan Penerima

oleh -683 Dilihat

KILASJATIM.COM, Banyuwangi – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember memfasilitasi akses permodalan bagi 5.635 nelayan di Banyuwangi melalui program Stop Rentenir “Osing”. Program ini menjadi langkah konkret dalam mendorong keuangan inklusif sekaligus melindungi masyarakat pesisir dari jeratan praktik rentenir, Sabtu (18/4/2026).

Melalui program tersebut, OJK menyalurkan pembiayaan sebesar Rp117 miliar dari berbagai perbankan untuk mendukung pengembangan usaha nelayan di wilayah pesisir Banyuwangi.

Program Stop Rentenir “Osing”, yang merupakan akronim dari Ojo Isin Isun Ngamprah Ning Bank (jangan malu pinjam ke bank), bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Nelayan didorong untuk memanfaatkan layanan keuangan formal agar usaha mereka dapat berkembang secara berkelanjutan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi inisiatif tersebut dan berharap program serupa dapat terus diperluas.
“Kami berharap program OJK yang membuka akses keuangan bagi para nelayan daerah terus berlanjut, bahkan bisa menjangkau pelaku usaha nonformal lainnya di Banyuwangi,” ujarnya.

Kepala OJK Jember, Aris, menjelaskan bahwa program ini dilatarbelakangi masih rendahnya literasi keuangan di kalangan nelayan, yang membuat mereka rentan terhadap praktik pinjaman ilegal.

“Program ini untuk mencegah masyarakat tidak ke rentenir untuk mendapat pembiayaan. Dengan program Osing, masyarakat pesisir bisa mengakses pembiayaan, bahkan melakukan hilirisasi ekonomi selain hanya mencari ikan di laut,” kata Aris.

Selain sektor perikanan, OJK juga menargetkan penguatan ekosistem keuangan di sektor pariwisata Banyuwangi yang dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang.

“Kami siap mendukung pariwisata Banyuwangi dengan cara mendukung para stakeholder wisata,” tambahnya.

Melalui program ini, OJK berharap tercipta ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat pesisir dari praktik pembiayaan ilegal.(zul)

Baca Juga :  Suharto Tukang Becak Peraih Medali Emas SEA Games Kini Diangkat Gubernur Khofifah Jadi Pegawai Bapenda