Surabaya Percepat Infrastruktur, Bidik Pertumbuhan Ekonomi Lokal

oleh -625 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor

KILASJATIM.COM, Surabaya – Pembangunan infrastruktur jalan di Surabaya terus dipercepat pada 2026–2027. Selain memperlancar konektivitas, proyek ini diarahkan untuk membuka peluang ekonomi baru bagi warga.

Sejumlah ruas yang akan digarap antara lain akses Wiyung–Lidah serta lanjutan jalur Banyu Urip, Jembatan Raci hingga perbatasan Kabupaten Gresik. Konektivitas antarwilayah ini diharapkan memicu tumbuhnya kawasan ekonomi baru.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, pembangunan jalan tidak sekadar membuka akses, tetapi juga mendorong aktivitas usaha di sekitarnya.

“Kalau jalan terkoneksi, kawasan yang sebelumnya permukiman bisa berkembang menjadi pusat usaha,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip, Senin (6/4/2026).

Akses menuju destinasi wisata juga menjadi perhatian. Jalan ke Taman Harmoni, Kebun Raya Mangrove, dan Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran akan ditingkatkan untuk menarik lebih banyak pengunjung.

Selama ini, keterbatasan akses dan transportasi umum dinilai menjadi hambatan utama. Perbaikan infrastruktur diharapkan mendorong lonjakan kunjungan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

“Ketika transportasi umum masuk, kunjungan meningkat dan ekonomi ikut bergerak,” kata Eri.

Ia menekankan, setiap pembangunan diarahkan pada manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja baru.

Pembangunan infrastruktur ini menjadi tahap lanjutan setelah sebelumnya fokus pada penguatan sumber daya manusia untuk menekan kemiskinan. Dengan konektivitas yang lebih baik, dampak ekonomi diharapkan semakin luas.

Percepatan pembangunan jalan dan akses wisata ini diyakini mampu membuka pusat pertumbuhan baru sekaligus memperkuat ekonomi warga Surabaya ke depan. (cit) 

Baca Juga :  Terdakwa Ivan Yang Minta Siswa Menggonggong Divonis 9 Bulan dan Denda Rp 5 Juta