TPG 13 dan 14 Guru Bondowoso Sudah Cair Sejak 29 Desember, Pemkab Klaim Lebih Cepat dari Daerah Lain

oleh -871 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Kabar gembira bagi para guru di Kabupaten Bondowoso. Tunjangan Profesi Guru (TPG) ke-13 dan ke-14 telah dicairkan sejak akhir Desember 2025. Pemerintah Kabupaten Bondowoso memastikan proses pencairan berjalan lebih cepat dibanding sejumlah daerah lain.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Taufan Restuanto, S.Pd., M.Si, menjelaskan bahwa dana TPG telah ditransfer dari pemerintah pusat pada 29 Desember. Selanjutnya pada Januari dilakukan proses administrasi melalui penyusunan DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran), hingga akhirnya bisa dicairkan pada awal Februari.

“Awal Februari Bondowoso sudah mencairkan. Kita termasuk lebih dulu dibanding beberapa kabupaten lain. Silakan dicek saja, misalnya ke Jember,” ujarnya.

Ia menegaskan, pencairan tersebut juga mencakup guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Untuk guru PAI yang TPG-nya dibayarkan secara bulanan oleh Kementerian Agama, khusus TPG ke-13 hingga ke-17 dibayarkan melalui Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan seluruhnya telah dicairkan.

Taufan berharap tunjangan yang telah diterima dapat memberikan semangat baru bagi para guru dalam menjalankan tugasnya.

“Kami ingin memastikan hak-hak guru terpenuhi tepat waktu. Ini bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan tenaga pendidik. Semoga tunjangan ini bisa menambah motivasi dan energi positif dalam mendidik anak-anak kita,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga dedikasi dan tanggung jawab sebagai pendidik.

“Gunakan sebaik-baiknya dan tetap fokus melaksanakan tugas mengajar di kelas. Kehadiran guru sangat berarti bagi siswa. Jangan sampai meninggalkan kelas, karena kualitas pendidikan sangat bergantung pada komitmen kita bersama,” tegasnya.

Pemkab Bondowoso menegaskan akan terus berupaya meningkatkan pelayanan dan mempercepat proses administrasi agar hak-hak guru dapat diterima tanpa hambatan, sebagai bagian dari komitmen membangun pendidikan yang lebih baik di Bondowoso.(wan)

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis Usai Kasus Keracunan Siswa