5000 Warga Sidoarjo Ikuti Vaksin yang Digelar HIPMI Jatim dan JD.ID di Terminal Juanda 

oleh

Pelajar SMA di Sidoarjo ikut antri vaksin yang digelar HIPMI Jatim BPD HIPMI Jawa Timur dan JD.ID salah satu platform e-commerce terkemuka di Indonesia,  BPC HIPMI Surabaya dan Sidoarjo, Angkasa Pura I, Puspenerbal Juanda dan Lanudal Juanda (TNI AL), dan KKP Kelas I Surabaya Kamis (7/10/2021) (kilasjatim.com/Nova)

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Sejak pagi ribuan warga memadati area di sebelah selatan Bandara Internasional Terminal 1 Juanda Surabaya di Sidoarjo , Kamis (7/10/2021) untuk mengikuti vaksin Covid 19 yang diadakan BPD HIPMI Jawa Timur dan JD.ID salah satu platform e-commerce terkemuka di Indonesia,  BPC HIPMI Surabaya dan Sidoarjo, Angkasa Pura I, Puspenerbal Juanda dan Lanudal Juanda (TNI AL), dan KKP Kelas I Surabaya.

Vaksinasi ini menyasar masyarakat sektor dirgantara dan masyarakat umum, pelajar serta calon penumpang pesawat yang belum vaksinasi. Sebanyak 5.000 Dosis 1 dan Dosis 2 Coronovac oleh Sinovac telah disiapkan.

Pemilihan masyarakat sektor dirgantara sebagai target sasaran vaksinasi dikarenakan fungsi dari pelabuhan dan bandara adalah sebagai simbolisasi pintu lalu lintas keluar masuk Jawa Timur. Terlebih Surabaya merupakan salah satu pintu gerbang masuk keluar terbesar bagi wilayah Indonesia Timur. Sehingga diharapkan dengan adanya vaksinasi ini, arus lalu lintas dan transportasi bisa segera pulih dan kembali, dan menggerakkan roda ekonomi Jawa Timur.

Michael Ridwan Kohar
Market Manager Jawa Timur & Bali mengatakan, JD.ID cukup kuat di Surabaya, keikutsertaan di kegiatan vaksin turut mensukseskan program ini dalam bentuk dukungan sponsorship, serta penyediaan souvenir dan shopping voucher bagi seluruh peserta vaksinasi.

” Ini merupakan bentuk kepedulian sosial perusahaan (corporate
social responsibility) terhadap masyarakat Indonesia, terkhusus masyarakat Surabaya & Sidoarjo, di dalam masa pandemi,” ujar Michael di sela kegiatan.

Lebih lanjut, ditambahkan partisipasi JD.ID juga bermaksud untuk memperkenalkan kembali JD.ID sebagai platform ecommerce yang mampu memfasilitasi kebutuhan masyarakat, dengan pilihan produk yang lengkap, berkualitas, dan #DijaminOri, serta layanan logistik yang aman dan dapat diandalkan.

Dalam kegiatan ini JD.ID juga membangun area photobooth
yang menarik dan photogenic, untuk menghibur para peserta.

“Keikutsertaan JD.ID dalam program vaksinasi ini, JD.ID berharap dapat membantu pemerintah setempat dalam mempercepat terbentuknya herd immunity serta pemulihan ekonomi di daerah Jawa Timur,” jelasnya.

Sebelumnya JD.ID telah melakukan kegiatan yang sama  bekerjasama dengan Kadin Surabaya program vaksinasi massal pada tanggal 14 September 2021 silam, bertempatkan di Jatim Expo International, dengan total 10.000 peserta vaksin.

Untuk menghibur peserta vaksin, JD.ID menyediakan suvenir dan voucher bagi seluruh peserta vaksinasi. Selain itu, perusahaan e-commerce ini juga membangun area photobooth yang menarik dan photogenic, untuk menghibur para peserta.

Menghibur peserta vaksin, JD.ID menyediakan suvenir dan voucher bagi seluruh peserta vaksinasi.

Sementara itu,Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) dalam sambutannya mengapresiasi Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Timur beserta HIPMI Sidoarjo dan Surabaya yang mendukung percepatan vaksinasi di Sidoarjo dengan menggelar vaksinasi massal di Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo dengan menyediakan vaksinasi 5.000 dosis  dalam upaya mendukung percepatan target vaksin 70 persen di Sidoarjo.

“Kerja kolaborasi HIPMI Jatim, HIPMI Sidoarjo dan HIPMI Surabaya dengan Angkasa Pura I ini sangat baik dalam mendukung percepatan pencapaian target vaksinasi di Sidoarjo,” ujar Gus Muhdlor.

Dijelaskan Muhdlor, pihaknya  terus berupaya mendorong percepatan vaksinasi. Update hari ini vaksinasi dosis pertama di Sidoarjo sudah mencapai 67 persen, dosis kedua 32 persen, untuk lansia kurang 1,3 persen. Sebentar lagi Sidoarjo sudah memasuki PPKM Level 1.

” Tinggal 3 persen lagi dosis 1 cakupan vaksinasi yang harus dicapai,” pungkasnya.

Sementara Ketua BPD HIPMI Jatim, Rois S Maming menegaskan vaksinasi Covid-19 ini sudah menjadi program nasional. Sehingga setiap HIPMI daerah diberikan kewenangan untuk melaksanakan vaksin. Menurutnya, tidak hanya di Sidoarjo, HIPMI Jatim juga melaksanakan vaksinasi di Gresik, dengan kuota 15.000 orang. Bahkan, sebelum ke Sidoarjo HIPMI sudah mengadakan vaksinasi massal di beberapa kota di Jawa Timur seperti Kabupaten dan Kota Blitar, Banyuwangi, Probolinggo dan Bangkalan.

“Hari ini kami bersama-sama dengan HIPMI Sidoarjo dan Surabaya menggelar vaksinasi di Bandara Juanda Terminal 1. Sebanyak 5.000 dosis vaksin disiapkan. Berjalannya kegiatan ini tidak lepas dari dukungan Angkasa Pura 1 dan JD.ID,”  paparnya. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *