4 Perwira Menengah jadi Korban Jatuhnya Pesawat TNI AU, Ini Identitasnya!

oleh -335 Dilihat

KILASJATIM.COM, Pasuruan – Jatuhnya dua pesawat Super Tucano nomor ekor TT-3111 dan TT-3103 TNI AU di Pasuruan, menyebabkan 4 awak pesawat meninggal. Keempat korban tersebut merupakan perwira menengah di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur.

Berdasarkan keterangan, Kadispen TNI AU Marsekal Pertama R Agung Sasongkojati mengatakan, keempat awak pesawat Super Tucano yang jatuh sudah berhasil ditemukan. Naasnya, mereka ditemukan dalam kondisi meninggal.

Identitas 4 Korban Pesawat Super Tocano

1. Letkol Pnb Sandhra Gunawan

Letkol Pnb Sandhra Gunawan menjadi salah satu korban meninggal dalam tragedi jatuhnya pesawat Super Tocano di Pasuruan. Diketahui, dirinya menjabat sebagai Komandan Skadron Udara 21. 

Pada saat kejadian, ia berada satu pesawat dengan Kolonel Widono di pesawat TT-3111. Di mana, Letkol Sandhra duduk di kursi depan. 

2. Kolonel Adm Widiono Hadiwijaya

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kolonel Adm Widiono Hadiwijaya merupakan perwira menengah TNI AU yang menjabat sebagai Kepala Dinas Personel (Kadispers) Lanud Abdulrachman Saleh.

Pada saat tragedi tersebut, Kolonel Widiono duduk di kursi belakang pesawat Super Tucano bernomor ekor TT-3111. Pesawat itu jatuh di kawasan Gunung Kundi yang masuk wilayah Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru (TNBTS).

3. Mayor Pnb Yuda A Seta

Mayor Pnb Yuda A Seta merupakan pejabat Kepala Ruang Operasi (Karuops) Lanud Abdulrachman Saleh. Pada saat kejadian, dirinya duduk di kursi depan pesawat TT-3103. 

4. Kolonel Pnb Subhan

Kolonel Pnb Subhan menjadi satu dari 4 korban tewas dalam kecelakaan pesawat Super Tucano milik TNI AU di Pasuruan. Kolonel Subhan merupakan Komandan Wing Udara 2 Lanud Abdulrachman Saleh.
Pada saat kejadian, Subhan  duduk di kursi belakang pesawat Super Tucano bernomor ekor TT-3103. (bbs/nic)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Baca Juga :  Idul Adha Sebentar Lagi, DKPP dan JULEHA Beri Pelatihan Penyembelihan para Takmir Masjid Kota Kediri

No More Posts Available.

No more pages to load.