44 Peserta Siap Harumkan Bondowoso di PORSADIN ke-7 Jatim, Target Juara Umum

oleh -381 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Semangat membara untuk mengharumkan nama daerah mengiringi keberangkatan 44 peserta asal Kabupaten Bondowoso yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah Takmiliyah (PORSADIN) ke-7 tingkat Provinsi Jawa Timur. Kontingen ini resmi dilepas di Pendopo Kabupaten Bondowoso untuk bersaing di Kabupaten Lumajang selama tiga hari berturut-turut.

Para santri pilihan ini akan berkompetisi dengan perwakilan dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Keikutsertaan mereka bukan tanpa persiapan, melainkan hasil dari penyaringan ketat yang dilakukan secara berjenjang.

Ketua DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Bondowoso, Bahrul, menegaskan bahwa para atlet dan seniman cilik yang berangkat bukanlah hasil seleksi instan, melainkan telah lolos dari tingkat desa, kecamatan, hingga tingkat kabupaten.

“Total rombongan yang berangkat mencapai 60 orang, terdiri dari 44 peserta dan para pendamping yang siap mengawal perjuangan kontingen Bondowoso,” ujar Bahrul pada Jumat (25/9/2026).

Bahrul menekankan pentingnya mentalitas bertanding di samping kemampuan teknis. Mengingat persaingan tingkat provinsi yang amat ketat, Ia meneruskan pesan khusus dari Bupati Bondowoso agar seluruh peserta memiliki mental pemenang.

“Jadilah mental pemenang, jadilah mental yang kuat. Minimal kita raih juara tiga, dan maksimalnya juara satu. Target ini bukan sekadar mengejar piala, tetapi menyangkut kebanggaan bagi Kabupaten Bondowoso,” tegas Bahrul.

Sebagai bentuk penguatan spritual dan mental, rombongan dijadwalkan transit terlebih dahulu di makam Habib Sholeh untuk menggelar doa bersama sebelum melanjutkan perjalanan menuju arena pertandingan di Lumajang.

“Kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat Bondowoso agar kafilah kita diberikan kelancaran dan mampu membawa pulang predikat juara umum,” tambahnya.

Sementa itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Fathurrozi, hadir memimpin pelepasan kontingen secara resmi. Menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati yang sedang menjalankan tugas kedinasan di Surabaya, Fathurrozi tetap menyalurkan pesan mendalam dan doa terbaik bagi para peserta.

Baca Juga :  PGI Surabaya Bidik Atlet Porprov dari Walikota Cup 2026

“Semoga anak-anak kita senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kekuatan lahir dan batin untuk merengkuh hasil terbaik,” tutur Fathurrozi.

Ia menambahkan bahwa ajang PORSADIN ke-7 Jawa Timur ini harus dimaknai lebih dari sekadar kompetisi menang dan kalah. Event tahunan ini merupakan media pembelajaran, wadah memperluas silaturahmi, serta sarana pembentukan karakter santri yang sportif.

“Menang adalah harapan dan juara adalah dambaan, tetapi itu bukan satu-satunya tujuan. PORSADIN adalah jembatan bagi anak-anak untuk menunjukkan prestasi dan mengasah potensi. Jika Allah takdirkan juara, Alhamdulillah. Jika belum, masih banyak kesempatan lain, karena sejatinya kemenangan sejati adalah bekal menuju ketakwaan,” pungkasnya.

Dengan bekal seleksi yang matang, kesiapan mental, serta topangan doa masyarakat, 44 santri terbaik Bondowoso kini siap melangkah mantap mengukir prestasi di PORSADIN VII Jawa Timur.(wan)