KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Pesan tersebut mengemuka dalam media gathering BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo bertajuk “Sinergi Media untuk JKN Berkelanjutan dan Masyarakat Sehat” di Ratabata Cafe, Gading Fajar 2, Sidoarjo, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan yang dihadiri sekitar 40 jurnalis dari berbagai platform media itu tidak hanya membahas layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), tetapi juga mengangkat pentingnya pencegahan penyakit tidak menular, terutama diabetes melitus dan hipertensi.
Dokter Nurul Hidayati yang menjadi pemateri kesehatan dalam kegiatan tersebut menjelaskan pentingnya deteksi dini untuk mengetahui faktor risiko penyakit tidak menular.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi tubuh sekaligus mengambil langkah pencegahan sebelum penyakit berkembang lebih serius.
“Pemahaman mengenai faktor risiko sangat krusial. Masyarakat perlu konsisten menerapkan pola hidup sehat melalui gizi seimbang, aktivitas fisik rutin, dan pemeriksaan kesehatan berkala,” jelas dr. Nurul.
Ia menekankan, pencegahan diabetes perlu dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Masyarakat dianjurkan menjaga pola makan, mengatur asupan gizi, rutin berolahraga, serta tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan.
Langkah tersebut penting terutama bagi masyarakat yang memiliki faktor risiko, seperti riwayat keluarga dengan diabetes, kelebihan berat badan, kurang aktivitas fisik, atau pola makan yang tidak sehat.
Mewakili Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Wenan Setyo Nugroho mengatakan, kolaborasi dengan media diperlukan untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai kesehatan dan layanan JKN.
“Sinergi dan kolaborasi bersama insan media sangat penting untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat mengenai hak, manfaat hingga prosedur pelayanan program JKN,” ujar Wenan.
Melalui pemberitaan dan edukasi yang mudah dipahami, masyarakat diharapkan semakin sadar untuk melakukan pencegahan penyakit serta memanfaatkan layanan kesehatan sesuai ketentuan.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sidoarjo, Mustain, turut mengapresiasi perhatian BPJS Kesehatan terhadap peran media dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada publik.
Menurutnya, media arus utama masih memiliki posisi penting sebagai rujukan masyarakat di tengah derasnya informasi melalui media sosial. (TAM)
