Mahasiswa Unusa Hidupkan Batik Ciamis Lewat Hijab

oleh -346 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Lima mahasiswa Program Studi S1 Manajemen Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mengembangkan Ciarra, produk hijab segiempat berbahan Voal Ultrasoft yang mengadaptasi motif khas Batik Ciamis.
Produk tersebut mengangkat sejumlah motif lokal, di antaranya Rereng Eneng, Sulur Anggrek, dan Cupat Manggu. Inovasi ini dilatarbelakangi kondisi Batik Ciamis yang sempat mengalami kemunduran dan hilang dari peredaran selama sekitar 20 tahun akibat persaingan dengan batik cetak dan tekstil bermotif batik.

Tim Ciarra terdiri atas Putri Salsabila Az Zahra, Lailatul Fitriani, Siti Hidayah, Tasya Ananta, dan Sahda Naila Alim. Mereka mengembangkan empat koleksi, yakni Sajunta Series, Rereng Series, Asri Series, dan Mustika Series, dengan tetap mempertahankan inspirasi motif Batik Ciamis.

Dosen pembimbing Ciarra, Rachma Rizqina Mardhotillah, S.T., M.M., mengatakan pengembangan produk menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menggabungkan pelestarian budaya dengan peluang usaha. “Motif tradisional dapat diperkenalkan melalui produk yang dekat dengan generasi muda, sekaligus memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi,” terang Rachma.

Selain mengembangkan desain dan produk, tim Ciarra membangun usaha melalui strategi pemasaran B2B dan B2C. Pemasaran dilakukan melalui kerja sama dengan PKK di Ciamis, Koperasi Mahasiswa Unusa, bazar, corporate sales, serta sejumlah kanal digital seperti Instagram, TikTok, Shopee, Pinterest, dan WhatsApp Business.

Dari sisi usaha, Ciarra telah memiliki NPWP dan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta sedang mengajukan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Produk juga telah dipasarkan melalui sejumlah mitra di Ciamis, Surabaya, dan Mojokerto.

Melalui Ciarra, mahasiswa Unusa menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan melalui inovasi produk fashion yang mengikuti kebutuhan pasar. Motif Batik Ciamis tidak hanya dipertahankan sebagai warisan budaya, tetapi juga dihidupkan kembali dalam produk yang dekat dengan kehidupan generasi muda.(tok)

Baca Juga :  2 Pasien Mutasi Virus Delta India Asal Bangkalan di RSLI Surabaya, Membaik