KILASJATIM.COM, Bondowoso – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Tahun 2026 di Kabupaten Bondowoso diisi dengan aksi nyata berupa penanaman pohon serentak yang melibatkan TNI, Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Perhutani, para pelajar, serta berbagai unsur terkait. Kegiatan tersebut menjadi simbol kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
Ratusan peserta tampak antusias mengikuti kegiatan penghijauan yang digelar di kawasan hutan. Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT TNI, penanaman pohon juga merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap tantangan lingkungan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, kebakaran hutan dan lahan, hingga ancaman bencana alam.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid melalui Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i menyampaikan apresiasi atas inisiatif TNI yang menjadikan momentum hari jadinya sebagai sarana untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.
Menurutnya, selama 81 tahun TNI telah menunjukkan pengabdian yang tidak hanya berfokus pada pertahanan negara, tetapi juga hadir bersama masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, dan pembangunan.
“Melalui gerakan penanaman pohon ini, kita ingin menunjukkan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Pohon yang kita tanam hari ini akan menjadi warisan bagi generasi mendatang,” ujar As’ad. Rabu 9//9/2026.
Ia menegaskan, keberadaan pohon memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Selain membantu menjaga sumber air dan kualitas udara, pohon juga menjadi benteng alami untuk mengurangi risiko longsor, banjir, maupun dampak perubahan iklim.
As’ad menambahkan, upaya penghijauan memiliki arti strategis bagi Kabupaten Bondowoso yang dikenal dengan kekayaan alamnya. Hamparan perbukitan hijau, kawasan hutan, hingga perkebunan kopi yang menjadi kebanggaan daerah perlu terus dijaga agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kelestarian lingkungan bukan hanya soal menjaga alam, tetapi juga menjaga masa depan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Alam yang terjaga akan menjadi modal besar bagi pembangunan daerah,” katanya.
Keterlibatan para pelajar dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Dengan turun langsung ke lapangan, generasi muda diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga alam dan berperan aktif dalam upaya pelestarian lingkungan.
Wakil Bupati mengajak seluruh pihak untuk tidak berhenti pada kegiatan penanaman semata. Ia menekankan pentingnya merawat dan menjaga pohon yang telah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang.
“Keberhasilan gerakan penghijauan tidak ditentukan saat bibit ditanam, tetapi ketika pohon-pohon itu tumbuh besar dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan,” ujarnya.
Melalui semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, Perhutani, pelajar, dan masyarakat, kegiatan penanaman pohon serentak ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Bondowoso yang lebih hijau, sejuk, dan lestari.
“Selamat HUT ke-81 TNI. Bersama rakyat TNI kuat, bersama alam kita sejahtera,” pungkasnya.(wan)
