Khofifah Apresiasi Dedikasi Polwan, Dorong Penguatan Kompetensi di Era Digital

oleh -57 Dilihat
Istimewa

KILASJATIM.COM, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi dedikasi dan pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan Khofifah bertepatan dengan peringatan Hari Polisi Wanita Republik Indonesia yang mengusung tema “One Police Woman, Extraordinary Impact” di Surabaya.

Khofifah menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Polwan di Indonesia, khususnya yang bertugas di Jawa Timur.

“Selamat Hari Polisi Wanita Republik Indonesia. Terima kasih atas dedikasi, keberanian, dan pengabdian seluruh Polwan dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Khofifah, Selasa, 1/9/2026.

Menurut Khofifah, keberadaan Polwan memiliki peran strategis dalam menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Ia menilai pengabdian Polwan tidak hanya terlihat dari pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui pelayanan yang humanis. Ketegasan dalam menjalankan tugas, kata Khofifah, harus berjalan beriringan dengan empati, kepekaan sosial, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

“Seorang Polwan, di mana pun ia bertugas, dapat menghadirkan dampak yang luar biasa. Ketegasan dalam menjalankan tugas yang disertai empati dan kepekaan sosial menjadikan Polwan semakin dekat dan dipercaya masyarakat,” katanya.

Khofifah juga menyoroti peran Polwan dalam menangani perkara yang melibatkan kelompok rentan, terutama perempuan dan anak. Menurut dia, pendekatan profesional, empatik, dan berperspektif korban diperlukan agar masyarakat berani menyampaikan persoalan dan memperoleh perlindungan.

“Ketika seorang Polwan mampu membuat satu korban berani berbicara, satu anak merasa terlindungi, atau satu keluarga kembali memiliki harapan, di situlah dampak luar biasa tersebut hadir,” tuturnya.

Di tengah perkembangan teknologi, Khofifah mengingatkan tantangan keamanan semakin kompleks. Kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan orang, perundungan, kekerasan seksual, hingga kejahatan digital membutuhkan aparat yang adaptif.

Baca Juga :  Khofifah Buka ALLPack Surabaya Expo 2026, Dorong Hilirisasi dan Penguatan Industri Kemasan Nasional

Karena itu, ia mendorong Polwan meningkatkan kapasitas, khususnya penguasaan teknologi, literasi digital, komunikasi publik, serta kemampuan membangun kolaborasi dengan masyarakat.

“Di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat, ancaman terhadap keamanan masyarakat juga semakin kompleks. Kita membutuhkan Polwan yang adaptif, cakap secara digital, kuat dalam membangun komunikasi, dan tetap berpegang teguh pada integritas,” tegasnya.

Khofifah juga mengapresiasi kiprah Polwan dalam kegiatan kemanusiaan dan pelayanan masyarakat, seperti penanganan bencana, pengaturan lalu lintas, edukasi kepada pelajar, pendampingan masyarakat, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

Ia berharap semakin banyak Polwan mendapat kesempatan berkembang, berprestasi, dan menduduki posisi strategis di lingkungan kepolisian.

“Perempuan harus memperoleh kesempatan yang setara untuk bertumbuh, memimpin, dan menunjukkan kompetensinya. Polwan telah membuktikan bahwa perempuan mampu menjalankan tugas-tugas besar dengan profesionalisme, keberanian, dan integritas,” pungkas Khofifah.(Den/Fri)