Khofifah Buka ALLPack Surabaya Expo 2026, Dorong Hilirisasi dan Penguatan Industri Kemasan Nasional

oleh -713 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka Pameran ALLPack Surabaya Expo 2026 di Grand City Convex Surabaya. Pameran berskala internasional tersebut menjadi ajang pertemuan pelaku industri pengemasan, pengolahan, dan automasi yang mendukung sektor pangan, minuman, farmasi, serta kosmetik.

Kegiatan yang diselenggarakan Krista Exhibitions itu terbuka untuk masyarakat umum mulai 1 hingga 4 Juli 2026. Khofifah menilai kehadiran ALLPack Surabaya Expo dapat memberikan dampak positif bagi penguatan industri di Jawa Timur sekaligus mendukung percepatan hilirisasi berbagai komoditas unggulan daerah.

Menurut Khofifah, penguatan sektor manufaktur akan berkontribusi langsung terhadap proses hilirisasi yang selama ini menjadi fokus pembangunan ekonomi nasional. Ia menegaskan bahwa peningkatan nilai tambah produk dapat dilakukan melalui pengolahan dan pengemasan yang lebih modern dan sesuai kebutuhan pasar.

“Ketika manufaktur diperkuat, maka akan ada hilirisasi. Dan kalau cerita hilirisasi, seluruh warga membutuhkan proses percepatan itu. Dari dulu saya selalu menyampaikan konsep petik, olah, kemas, jual,” ujar Khofifah, Rabu, 1/7/2026.

Ia menjelaskan, Jawa Timur memiliki potensi besar di sektor pertanian, hortikultura, dan perikanan. Karena itu, pelaku usaha membutuhkan dukungan teknologi pengolahan dan pengemasan agar produk yang dihasilkan memiliki daya saing lebih tinggi, baik di pasar domestik maupun ekspor.

Menurutnya, proses pascapanen menjadi tahap penting yang menentukan kualitas sekaligus nilai ekonomi suatu produk. Tanpa pengolahan yang memadai, produk pertanian dan perikanan berisiko mengalami penurunan kualitas hingga mempercepat pembusukan.

“Nah, maka saya sering kali menyampaikan inilah tantangan yang setidaknya ada investasi yang bisa memberikan solusi. Sehingga nilai tambah produk juga tinggi,” katanya.

Khofifah juga optimistis pameran internasional tersebut akan menghasilkan tindak lanjut konkret bagi pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kecil menengah (IKM). Melalui pameran ini, pelaku usaha diharapkan memperoleh akses lebih luas terhadap teknologi, konsultasi desain produk, dan peluang kerja sama bisnis.

Baca Juga :  Antisipasi Lonjakan Pemudik, Gubernur Khofifah Tinjau Kesiapan Tol Paspro Gending Probolinggo

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) Krista Exhibitions Group Daud D. Salim mengatakan, ALLPack merupakan identitas baru dari pameran yang sebelumnya dikenal dengan nama East Pack. Perubahan nama dilakukan seiring meningkatnya skala, cakupan, dan visi pameran untuk menjadi ajang teknologi pengolahan dan pengemasan terbesar di Indonesia.

“Selama empat hari penyelenggaraan, ALLPack diikuti sekitar 120 peserta dari 10 negara, termasuk Indonesia sebagai tuan rumah. Kami juga menghadirkan sekitar 10 IKM dari Jawa Timur dan berbagai daerah di Pulau Jawa,” ujar Daud. (Den/Friz)

No More Posts Available.

No more pages to load.