Wayang Kulit Ramaikan Dies Natalis ke 68 Tahun Untag Surabaya, Kuatkan Pelestarian Budaya

oleh -354 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya merayakan Dies Natalis ke-68 dengan pagelaran wayang kulit di Pelataran Gedung Fakultas Kedokteran Untag Surabaya, beberapa waktu lalu. Ribuan masyarakat turut hadir dalam kegiatan yang sekaligus menjadi ajang pelestarian budaya dan berbagi kebahagiaan.

Mengangkat lakon Wahyu Katentreman, pagelaran menghadirkan Ki Minto Darsono dan Ki Thathit Kusuma Wibathsuh sebagai dalang, serta dimeriahkan Cak Percil Cs dan kelompok karawitan Sekar Gadung Indonesia.

Rektor Untag Surabaya, Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T., mengatakan pemilihan lakon tersebut memiliki pesan khusus bagi keluarga besar Yayasan Perguruan Tinggi 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya. “Kami memilih lakon ini karena berharap semoga katentreman selalu hadir di lingkungan YPTA. Kami ingin melestarikan kebudayaan dan bersama-sama berbagi kebahagiaan dengan masyarakat,” terang Harjo.

Ketua YPTA Surabaya, J. Subekti, S.H., M.M., mengapresiasi kerja keras seluruh sivitas akademika dalam mengembangkan Untag Surabaya. “Saya pribadi berterima kasih atas kerja sama dan kerja keras seluruh bagian dari universitas. Mari terus membangun Untag sebaik-baiknya selamanya,” tegas Subekti.

Antusiasme masyarakat semakin tinggi karena Untag Surabaya juga menyediakan kupon undian dengan total hadiah puluhan juta rupiah. Hadiah utama berupa satu unit sepeda motor beserta helm berhasil diraih Zakaria, warga Manyar. “Saya sangat bersyukur dan senang sekali mendapatkan hadiah utama sepeda motor beserta helm. Semoga Untag Surabaya semakin maju dan semakin banyak mahasiswanya,” ujar Zakaria.

Pagelaran wayang kulit menjadi agenda tahunan Untag Surabaya sebagai bentuk konsistensi kampus dalam melestarikan budaya sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.(tok)

Baca Juga :  Konsep Pariwisata Labuhan Bajo Berbasis Warga, Raih Bronze Medal