Lomba Fotografi Gawai Pokja Judes Surabaya Saring 9 Finalis, Pemenang Diumumkan 20 Agustus 2026

oleh -78 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Lomba Fotografi Menggunakan Gawai yang digagas Kelompok Kerja Jurnalis Dewan Surabaya (Pokja Judes) Indonesia telah menyaring sembilan karya terbaik untuk masuk ke babak penilaian akhir.

Pemenang lomba fotografi tersebut akan ditentukan secara resmi pada 20 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua Pokja Judes Indonesia, Inyong Maulana, mengatakan proses penjurian melibatkan tiga juri dengan latar belakang berbeda. Komposisi tersebut diharapkan dapat menghasilkan penilaian yang lebih menyeluruh terhadap karya para peserta.

Menurut Inyong, penilaian tidak hanya melihat aspek teknis fotografi, tetapi juga kedalaman cerita serta pesan dan kritik sosial yang disampaikan melalui foto.

Konsultan merek sekaligus pengamat fotografi, Davi Faud, mengatakan fotografi merupakan seni untuk mengabadikan momen, emosi, dan cerita melalui sebuah bidikan.

Menurut dia, seorang fotografer perlu memahami sejumlah aspek penting, seperti pencahayaan, komposisi, hingga kemampuan menangkap momentum yang memiliki makna.

“Fotografi pada akhirnya adalah tentang bercerita, mengubah hal biasa menjadi kenangan abadi. Dunia fotografi milik siapa saja yang ingin menyimpan sejarah dalam sebuah bidikan,” ujar Davi, Selasa, 18/8/2026.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni memberikan perhatian khusus terhadap unsur kritik sosial dalam karya yang dilombakan.

Dia menilai foto tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi, tetapi juga dapat menjadi sarana menyampaikan kritik yang konstruktif terhadap kinerja lembaga maupun kondisi sosial di masyarakat.

Arif berharap aspek tersebut mendapatkan bobot penilaian lebih besar dalam menentukan pemenang.

“Teman yang peduli adalah teman yang saling mengingatkan. Kritik yang disampaikan lewat foto justru wujud kepedulian sesungguhnya,” kata Arif.

Pandangan serupa disampaikan Sekretaris DPRD Surabaya, Musdiq Ali Suhudi, yang telah menekuni fotografi sejak awal 1990-an.

Baca Juga :  767.713 Penumpang Padati Bandar Internasional Juanda Selama Libur Nataru 2025

Musdiq mengatakan kualitas sebuah foto tidak semata-mata ditentukan oleh kecanggihan perangkat yang digunakan. Kemampuan fotografer dalam membaca cahaya, menentukan komposisi, dan memilih momen menjadi faktor penting.

“Yang paling penting, foto itu harus memiliki pesan. Sebuah foto yang baik mampu bercerita sendiri tanpa perlu dijelaskan panjang lebar,” tegasnya.(Den)