KKN Unitomo Perkuat Desa Wisata Bejijong

oleh -38 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Sebanyak 154 mahasiswa Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya diterjunkan ke Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, untuk memperkuat pengembangan desa wisata berbasis ekonomi lokal dan eco-tourism. Kegiatan KKN Tematik Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 berlangsung 12–21 Agustus 2026. Para mahasiswa disebar di 14 RT di Dusun Kedung Wulan dan Dusun Bejijong untuk mendampingi warga secara langsung.

Program tersebut mengusung tema pemberdayaan desa wisata melalui penguatan tata kelola BUMDes, digitalisasi produk lokal, perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta pengembangan eco-tourism berkelanjutan.

Rektor Unitomo Prof. Siti Marwiyah mengatakan, KKN menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah. “Mahasiswa hadir untuk memberikan solusi konkret atas tantangan yang dihadapi masyarakat Desa Bejijong. Kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah desa menjadi kunci mendorong Bejijong semakin berdaya saing,” ujar Prof. Siti Marwiyah.

Sementara itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Unitomo Prof. Nur Sayidah menjelaskan, program KKN difokuskan pada empat agenda utama, yakni penguatan tata kelola BUMDes, perlindungan HKI produk lokal, digitalisasi UMKM melalui e-katalog, serta pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi. “Kami menetapkan empat fokus utama agar pendampingan tepat sasaran, khususnya untuk menggerakkan ekonomi desa dan mempercepat Bejijong sebagai destinasi eco-tourism yang mandiri dan berkelanjutan,” kata Prof. Nur Sayidah.

Kepala Desa Bejijong Pradana Tera Mardiatna menyambut positif program tersebut. Menurutnya, pendampingan digitalisasi UMKM, legalitas HKI, dan pengolahan sampah relevan dengan kebutuhan Bejijong sebagai desa wisata sejarah dan budaya di kawasan Trowulan. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa Unitomo. Program digitalisasi produk UMKM, pendampingan HKI hingga pengolahan sampah bernilai ekonomis sangat relevan untuk meningkatkan daya saing Bejijong,” tutup Pradana Tera.(tok)

Baca Juga :  KLH FH Ubaya dan Advokat Alumni Ubaya Siap Dampingi Keluarga Angeline Nathania