KILASJATIM.COM, Surabaya – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat terhadap rupiah pada perdagangan Selasa (28/7/2026). Mata uang Negeri Paman Sam itu bahkan bergerak mendekati level Rp 18.100 setelah dibuka di posisi Rp 18.082.
Berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 09.05 WIB, dolar AS menguat 0,41% ke level Rp 18.082. Posisi tersebut lebih tinggi dibanding penutupan perdagangan sebelumnya pada Kamis (23/7/2026) yang berada di Rp 18.009 per dolar AS.
Pada perdagangan hari ini, dolar AS diperkirakan bergerak di kisaran Rp 18.063 hingga Rp 18.087. Sepanjang 2026, mata uang AS itu telah menguat sekitar 8,41% terhadap rupiah.
Penguatan dolar AS tidak hanya terjadi terhadap rupiah. Mata uang tersebut juga naik terhadap sejumlah mata uang utama dunia, yakni euro (EUR) sebesar 0,04%, poundsterling Inggris (GBP) 0,05%, dolar Australia (AUD) 0,03%, dan yen Jepang (JPY) 0,02%.
Di sisi lain, dolar AS tercatat melemah terhadap dolar Kanada (CAD) sebesar 0,05% dan bergerak relatif stagnan terhadap franc Swiss (CHF).
Pergerakan ini menunjukkan dolar AS masih mempertahankan dominasinya di pasar valuta asing global, sementara rupiah dan sejumlah mata uang lain masih berada dalam tekanan pada awal perdagangan hari ini. (cit)
