KILASJATIM. COM, Surabaya – Sinar Mas Land terus memperkuat pasar properti Surabaya, pada akhir Juli 2026 kembali merilis Cluster Chester Tahap II di kawasan Wisata Bukit Mas (WBM), Surabaya Barat,
Peluncuran Cluster Chester Tahap II di kawasan Wisata Bukit Mas (WBM), Surabaya Barat ini dilakukan setelah seluruh unit Chester Tahap I sebanyak 70 unit habis terjual menjadi indikator tingginya minat masyarakat terhadap produk hunian di kawasan WBM. Karena itu, perusahaan menghadirkan Chester Tahap II dengan penyegaran desain dan konsep. Target pasar di segmen ini yakni pasar menengah dengan kisaran harga Rp 3 miliaran.
Surabaya Division Head Sinar Mas Land, Christie Veronica, menyampaikan, pada tahap kedua disiapkan sekitar 70 hingga 80 unit. Saat ini sekitar 30 persen telah terjual. Pencapaian itu cukup baik di tengah kondisi pasar saat ini yang cenderung melambat,” ujar Christie saat media gathering di Wisata Bukit Mas, Surabaya, Kamis (16/7).
Chester Tahap II menjadi pengembangan residensial terakhir di township Wisata Bukit Mas yang merupakan salah satu keunggulan Chester adalah lokasinya yang di bagian depan kawasan sehingga memiliki akses mudah menuju area komersial London Park Avenue yang berisi sekitar 80 unit ruko, serta berdekatan dengan Clubhouse Colosseum dan fasilitas kawasan lainnya.
Total lahan seluruhnya 100 hektar. Saat ini di WBM dihuni sekitar 2.500 kepala keluarga, terdiri atas 18 cluster hunian, area komersial, serta berbagai fasilitas penunjang. Cluster ini menawarkan dua tipe rumah, yaitu The Finch (124/90) dan tipe Linnet (139/105). Kedua tipe mengusung konsep Modern Tropical Luxury dengan empat kamar tidur, fitur smart home, pencahayaan alami.
“Penghuni juga mendapatkan akses ke 24 fasilitas premium di dalam cluster, mulai dari private clubhouse, kolam renang, jogging track, outdoor gym, taman bermain anak hingga ruang terbuka hijau yang mendukung gaya hidup keluarga modern,” jelasnya.
Sementara itu, Sales & Promotion Division Head East Indonesia Sinar Mas Land, Hario Utomo, menilai prospek pasar properti Surabaya Barat semakin membaik seiring pembangunan infrastruktur, khususnya proyek pelebaran Jalan Raya Wiyung–Menganti.
Proyek tersebut berdampak langsung terhadap peningkatan penjualan di kawasan Wisata Bukit Mas. Sejak proyek pelebaran Jalan Wiyung-Menganti berjalan, penjualan tahun 2025 meningkat sekitar 250 persen.
“Pembangunan infrastruktur menjadi faktor penting yang meningkatkan aksesibilitas sekaligus nilai investasi Kawasan. Tahun ini kondisi pasar masih melandai. Tapi kami tetap optimis, cluster Chester akan sold lebih cepat karena lokasinya prime,” kata Hario.
Harga Chester Tahap II dipasarkan mulai Rp2,8 miliar hingga Rp3,4 miliar, selain itu konsumen juga masih dapat memanfaatkan berbagai insentif, antara lain fasilitas PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) dengan manfaat hingga Rp220 juta untuk unit siap huni yang diserahterimakan tahun ini.
Saat ini Sinar Mas Land juga terus mengembangkan kawasan komersial melalui Region Biz Loft. Dari 10 unit yang ditawarkan, sekitar separuhnya telah terjual. Sisa unit diharapkan akan segera sold out. Karena minat beli pelaku usaha dan investor tetap tinggi.
“Ini jadi momentum yang tepat bagi konsumen untuk membeli rumah karena dapat langsung ditempati tahun ini sekaligus memperoleh berbagai insentif yang tersedia. Terlebih, Chester merupakan cluster terakhir di Wisata Bukit Mas,” pungkas Hario. (nov)
