BNN Gerebek Gudang Diduga Produksi Narkoba di Gresik, Barang Bukti Diduga Capai Ton

oleh -424 Dilihat
Oleh
Frizal
Reporter
Diduga jumlah barang bukti narkoba yang diamankan BNN berjumlah dalam satuan ton yang hingga kini masih ditumpuk diluar gudang yang digrebek dengan ditutup sebuah terpal berwarna oranye. (Foto: Ist)

KILASJATIM.COM, Gresik – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menggerebek sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi produksi sekaligus penyimpanan narkotika di kawasan Pergudangan Prambanan Bizland, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Kamis (2/7/2026). Berdasarkan informasi awal, barang bukti yang diamankan diduga mencapai satuan ton sehingga pengungkapan ini disebut-sebut menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia.

Hingga Kamis siang, BNN belum mengumumkan secara resmi jenis maupun berat pasti narkotika yang disita. Seluruh rincian kasus dijadwalkan disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin langsung Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto pada pukul 15.00 WIB.

Di lokasi saat ini menunjukkan kawasan pergudangan dijaga ketat petugas BNN, Polri, dan TNI. Sejumlah personel dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta instansi terkait juga tampak berada di lokasi penggerebekan.

Gudang bernomor SA-33 menjadi pusat penyelidikan. Di dalamnya terlihat puluhan hingga ratusan koper dan kardus yang diduga berisi barang bukti narkotika. Sebuah kontainer juga diamankan di area pergudangan dan diduga berkaitan dengan pengungkapan kasus tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus ini diduga berkaitan dengan jaringan narkotika internasional. Dalam undangan konferensi pers yang disebarkan BNN, pengungkapan tersebut disebut berkaitan dengan jaringan internasional yang diduga menyelundupkan narkotika jenis cannabinoid melalui jalur Thailand.

Konferensi pers rencananya akan dihadiri Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, Kepala BNNP Jawa Timur Brigjen Pol. Budi Mulyanto, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, serta jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang selama ini terlibat dalam pengungkapan penyelundupan narkotika melalui jalur laut dan pelabuhan.

BNN hingga kini masih melakukan pendalaman terhadap asal-usul, jaringan pelaku, serta jumlah pasti barang bukti yang diamankan. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah konferensi pers resmi digelar.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.