Jasa Marga Kebut Tol Prosiwangi, Probolinggo-Besuki Kini Hanya 75 Menit

oleh -288 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Tol Prosiwangi Hampir Rampung, Probolinggo-Besuki Kini Hanya 75 Menit. (Foto: dok Jasamarga)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) Tahap I ruas Gending-Besuki memasuki tahap akhir. PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) kini menuntaskan proses administrasi dan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) sebelum jalan tol tersebut resmi dibuka untuk umum.

Hingga akhir Juni 2026, konstruksi fisik Seksi 1 Gending-Kraksaan sepanjang 12,88 kilometer dan Seksi 2 Kraksaan-Paiton sepanjang 11,20 kilometer telah rampung 100 persen serta mengantongi Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO). Sementara Seksi 3 Paiton-Besuki sepanjang 25,60 kilometer juga telah menyelesaikan pembangunan jalan utama.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, Jalan Tol Prosiwangi tidak hanya dibangun untuk mempercepat mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat distribusi logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Tapal Kuda.

“Jalan Tol Prosiwangi dirancang menjadi urat nadi komoditas lokal. Kehadirannya membuka akses pasar yang lebih luas bagi sektor pertanian, perikanan, hingga UMKM, sekaligus mempermudah akses menuju destinasi wisata di ujung timur Pulau Jawa,” ujar Rivan dalam keterangan resminya, Sabtu (27/6/2026).

Keberadaan tol tersebut diproyeksikan memangkas waktu tempuh secara signifikan. Perjalanan dari Probolinggo menuju Besuki yang sebelumnya sekitar dua jam diperkirakan hanya memerlukan waktu sekitar 1 jam 15 menit. Sementara perjalanan Probolinggo-Banyuwangi yang selama ini mencapai lima jam dapat dipangkas menjadi sekitar tiga jam.

Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap jalan tol ini juga terlihat saat ruas tersebut difungsikan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Dalam periode 13-29 Maret 2026, sebanyak 226.028 kendaraan melintas, atau sekitar 12 persen lebih tinggi dibanding proyeksi awal sebanyak 201.407 kendaraan.

Selain memangkas waktu perjalanan, tol ini juga diproyeksikan memperlancar distribusi logistik menuju kawasan industri Paiton dan Pelabuhan Ketapang sebagai gerbang penyeberangan Jawa-Bali. Akses menuju sejumlah destinasi wisata seperti Kawah Ijen, Taman Nasional Baluran, Pantai Pasir Putih Situbondo, hingga Banyuwangi juga akan semakin mudah.

Baca Juga :  Rupiah di Awal Perdagangan Rabu Pagi Tergelincir 53 Poin

Jasa Marga menilai kehadiran Tol Prosiwangi turut mendorong tumbuhnya kawasan ekonomi baru di sepanjang jalur, mulai dari rest area, sektor perhotelan, hingga fasilitas pendukung di sekitar simpang susun yang berpotensi menyerap tenaga kerja lokal.

“Jalan Tol Prosiwangi akan menjadi penghubung strategis Pulau Jawa dan Bali sekaligus melengkapi jaringan tol dari Jakarta hingga ujung timur Pulau Jawa. Infrastruktur ini diharapkan mampu memperkuat daya saing daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Rivan.

Setelah seluruh tahapan ULFO selesai dan dinyatakan memenuhi standar keselamatan, Jalan Tol Prosiwangi Tahap I ruas Gending-Besuki akan siap dioperasikan untuk mendukung konektivitas wilayah timur Jawa Timur.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.