Konsolidasi Jadi Prioritas Awal, Ketua DPRD Surabaya: Sek kaet longgoh, mbok takoni kabeh

oleh -101 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Proses pelantikan Syaifuddin Zuhri menjadi Ketua DPRD Surabaya.
Syaifuddin Zuhri resmi menjadi Ketua DPRD Surabaya menggantikan Adi Sutarwijono yang meninggal dunia. (Foto: Indra/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Ketua DPRD Surabaya periode 2024–2029, Syaifuddin Zuhri, menegaskan fokus awal kepemimpinannya adalah mengonsolidasikan internal dewan sekaligus melanjutkan program kerakyatan yang telah dirintis pendahulunya, Adi Sutarwijono.

Ia mengakui, tantangan ke depan semakin kompleks dengan beban kerja yang meningkat. Namun, menurutnya, yang paling mendasar adalah menjaga kekompakan antaranggota DPRD.

“Yang penting itu menyatukan 50 anggota DPRD untuk satu tujuan, kepentingan rakyat,” ujarnya.

Saat ditanya berbagai program prioritas secara bersamaan, Syaifuddin merespons santai namun tegas.

“Sek kaet longgoh, mbok takoni kabeh,” ucapnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa fokus awal saat ini adalah membangun fondasi kerja dan komunikasi, sebelum masuk ke detail program secara menyeluruh.

Dalam waktu dekat, ia akan memperkuat komunikasi dengan seluruh anggota DPRD, Forkopimda, serta tokoh masyarakat guna menyerap masukan.

“Kami butuh saran agar kebijakan yang diambil bisa komprehensif dan tepat sasaran,” katanya.

Selain itu, Syaifuddin juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap program pembangunan yang berdampak ekonomi, termasuk opsi pembiayaan strategis seperti pinjaman daerah.

Menurutnya, penundaan proyek infrastruktur justru berpotensi meningkatkan beban biaya di masa depan.

“Kalau ditunda 3–5 tahun, biayanya bisa jauh lebih tinggi. Yang penting dan berdampak untuk rakyat harus didukung,” tegasnya.

Ia memastikan DPRD akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Surabaya agar kebijakan yang dihasilkan tetap kondusif dan berpihak pada masyarakat.(cit)

Baca Juga :  Wali Kota Eri Cahyadi Ajak Warga Surabaya Jadi Pahlawan di Kehidupan Sehari-hari

No More Posts Available.

No more pages to load.