Pemadaman Bergilir Akibat Gangguan PLTU Paiton, Yona Minta PLN Lindungi Kepentingan Masyarakat

oleh -452 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa akibat gangguan teknis pada PLTU Paiton mendapat perhatian dari Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko. Ia meminta PT PLN (Persero) memastikan kebijakan pemadaman tidak mengganggu pelayanan publik, aktivitas masyarakat, maupun roda perekonomian.

Menurut Yona, masyarakat pada dasarnya dapat memahami kondisi darurat yang menyebabkan terganggunya pasokan listrik. Namun, PLN tetap perlu melakukan mitigasi dengan mengatur waktu pemadaman secara tepat agar dampaknya tidak semakin meluas.

“Kami berharap kepada PLN maupun pemerintah pusat agar mekanisme pemadaman listrik ini tidak dilakukan pada waktu-waktu primer atau prime time. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan dengan baik,” kata Yona kepada wartawan, Senin (22/6/2026).

Politisi yang juga menjabat Ketua Komisi A DPRD Surabaya itu menuturkan, pelayanan publik merupakan sektor yang harus mendapatkan prioritas dalam kondisi apa pun. Pasalnya, tidak seluruh kantor pelayanan maupun fasilitas umum memiliki sumber daya listrik cadangan yang memadai.

Karena itu, ia meminta PLN melakukan pemetaan terhadap lokasi-lokasi vital yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, mulai dari kantor pelayanan publik, fasilitas kesehatan, pusat administrasi pemerintahan hingga sarana transportasi.

Menurut Yona, gangguan listrik pada fasilitas publik berpotensi menimbulkan dampak berantai yang lebih besar dibandingkan pemadaman di sektor lainnya.
“Jangan sampai pemadaman listrik terjadi di titik-titik layanan publik maupun traffic light. Kalau lampu lalu lintas mati, tentu bisa menimbulkan kemacetan bahkan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Ia menilai keberadaan lampu lalu lintas menjadi salah satu infrastruktur penting yang harus mendapat perhatian khusus. Di kota besar seperti Surabaya dengan mobilitas kendaraan yang tinggi, gangguan pada sistem pengaturan lalu lintas dapat memicu kepadatan kendaraan dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Atletico dan Newcastle Lolos 16 Besar, Inter Tersingkir dari Liga Champions

Selain aspek pelayanan publik, Yona juga menyoroti tingginya antusiasme masyarakat terhadap pertandingan sepak bola dunia yang saat ini menjadi perhatian publik. Di berbagai kawasan Surabaya, masyarakat menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) sebagai bentuk hiburan sekaligus sarana mempererat kebersamaan warga.

Karena itu, ia berharap PLN dapat menghindari pemadaman listrik saat berlangsungnya siaran langsung pertandingan Piala Dunia.

“Kami berharap PLN tidak mematikan listrik saat ada siaran langsung Piala Dunia. Saat ini masyarakat membutuhkan hiburan dan kegiatan nobar menjadi ruang berkumpul yang positif bagi masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, kegiatan nobar tidak sekadar menjadi tontonan olahraga. Di banyak lingkungan masyarakat, kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi sosial yang mampu mempererat hubungan antarwarga di tengah berbagai dinamika sosial dan politik yang berkembang.

“Nobar menjadi ruang berkumpul masyarakat yang positif. Ini bisa menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan komunikasi antarwarga,” imbuhnya.

Yona juga mengingatkan bahwa dampak pemadaman listrik tidak hanya dirasakan oleh masyarakat umum, tetapi juga pelaku usaha. Pemadaman yang berlangsung dalam waktu lama berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi, terutama bagi usaha yang sangat bergantung pada pasokan listrik.

Ia mencontohkan pelaku usaha kuliner, toko bahan makanan, industri rumah tangga hingga UMKM yang menggunakan freezer atau mesin pendingin untuk menjaga kualitas produk.

“Tentu ada potensi kerugian ekonomi. Pelaku usaha, termasuk UMKM, harus menanggung biaya tambahan karena harus menyediakan genset atau perlengkapan pendukung lainnya. Belum lagi risiko terhadap produk yang membutuhkan pendingin,” jelasnya.

Menurut Yona, biaya operasional usaha dapat meningkat apabila pemilik usaha harus menyiapkan genset, bahan bakar, maupun peralatan cadangan lainnya. Sementara bagi pelaku usaha kecil, kondisi tersebut menjadi beban tambahan yang tidak ringan.

Baca Juga :  Kamala Harris Nyatakan Siap Calonkan Diri sebagai Presiden AS

Karena itu, ia berharap PLN segera menyelesaikan permasalahan teknis yang terjadi di PLTU Paiton sehingga pasokan listrik dapat kembali normal dan masyarakat tidak terus-menerus terdampak.

Ia juga meminta PLN meningkatkan komunikasi publik terkait jadwal pemadaman agar masyarakat dapat melakukan antisipasi lebih awal.

“Mudah-mudahan situasi ini tidak berlarut-larut dan PLN bisa segera mengantisipasi sehingga masyarakat tidak terus-menerus terdampak,” pungkasnya.

Gangguan pada PLTU Paiton dalam beberapa hari terakhir diketahui berdampak pada sistem kelistrikan di sejumlah wilayah Jawa. PLN pun melakukan berbagai langkah pengaturan beban untuk menjaga stabilitas pasokan listrik sembari melakukan penanganan terhadap gangguan yang terjadi.(FRI)

No More Posts Available.

No more pages to load.