Emil Sebut Kebutuhan Pemadaman Listrik di Jatim Kini Menurun

oleh -518 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Wagub Emil Dardak (Foto: dok kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyebut pasokan batu bara untuk pembangkit listrik PLN mulai berangsur membaik. Kondisi tersebut diperkirakan akan mengurangi kebutuhan pemadaman bergilir yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur dalam beberapa hari terakhir.

Emil mengatakan berdasarkan hasil koordinasi dengan PLN dan pusat pengatur beban, beberapa hari lalu sistem kelistrikan Jawa Timur sempat mengalami kekurangan pasokan yang memaksa dilakukan pengurangan beban hingga 445 megawatt (MW), terutama saat konsumsi listrik mencapai puncaknya pada malam hari.

“Pada jam beban puncak antara pukul 18.00 hingga 21.00 WIB sempat ada kebutuhan pengurangan beban hingga 445 MW. Namun itu kondisi beberapa hari lalu,” kata Emil di DPRD Jawa Timur, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, laporan terbaru menunjukkan pasokan batu bara mulai meningkat pada pekan ini. Dengan membaiknya pasokan bahan bakar pembangkit, kebutuhan pemadaman listrik secara bertahap juga dapat ditekan.

“Kami mendapat informasi pasokan mulai meningkat sehingga kebutuhan pemadaman juga bisa dikurangi. Saat ini proses pemulihan masih berlangsung,” ujarnya.

Emil menjelaskan kebutuhan listrik di Jawa Timur cenderung meningkat signifikan pada malam hari. Karena itu, ketika terjadi gangguan pasokan pembangkit, pengurangan beban umumnya dilakukan pada periode tersebut untuk menjaga stabilitas sistem.

Salah satu wilayah yang sempat terdampak cukup besar adalah Madura. Menurut Emil, wilayah tersebut mengalami pemadaman pada pagi hingga menjelang siang hari akibat kondisi sistem kelistrikan saat itu.

Di tengah proses pemulihan, Pemprov Jawa Timur terus berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan fasilitas vital tetap mendapatkan prioritas pasokan listrik. Beberapa sektor yang menjadi perhatian antara lain rumah sakit, instalasi PDAM, lampu lalu lintas, dan perlintasan kereta api.

Baca Juga :  Bekerja Tanpa Padamkan Listrik, Tim PDKB PLN Dukung Keandalan Jaringan

“Fasilitas pelayanan publik dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas ketika ada pengaturan beban listrik,” katanya.

Emil juga mengungkapkan sejumlah wilayah yang sebelumnya terdampak kini mulai kembali normal. Meski demikian, pemerintah daerah tetap melakukan pemantauan dan evaluasi bersama PLN guna memastikan proses pemulihan berjalan sesuai rencana.

Selain itu, Pemprov Jatim meminta PLN meningkatkan komunikasi kepada pelanggan apabila terjadi pemadaman terencana. Informasi yang cepat dan akurat dinilai penting agar masyarakat maupun pelaku usaha memiliki waktu untuk melakukan antisipasi.

Meski menerima berbagai keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik, Emil menegaskan pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan memberikan kompensasi kepada pelanggan. Namun, Pemprov tetap memantau dampak yang ditimbulkan, termasuk terhadap pelaku usaha dan sektor UMKM yang terdampak gangguan pasokan listrik.

Dengan pasokan batu bara yang mulai pulih dan sejumlah wilayah kembali normal, Pemprov Jatim berharap sistem kelistrikan dapat segera stabil sehingga kebutuhan pemadaman bergilir tidak lagi diperlukan dalam waktu dekat.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.