Insiden Maut di Margorejo, DPRD Surabaya Soroti Standar Keselamatan Proyek Infrastruktur

oleh -599 Dilihat
Proses evakuasi seorang lansia tewas terperosok ke dalam galian proyek gorong-gorong di Jalan Margorejo Indah pada Jum'at (12/6/2026) malam. [foto/Command Center].

KILASJATIM.COM – Insiden kecelakaan yang menewaskan seorang pengendara motor di proyek pembangunan gorong-gorong Jalan Margorejo Indah mendapat sorotan serius dari DPRD Surabaya. Peristiwa tersebut dinilai harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan penerapan standar keselamatan pada setiap proyek infrastruktur yang dikerjakan pemerintah.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati, meminta Pemerintah Kota Surabaya melakukan pemeriksaan secara komprehensif terhadap pelaksanaan proyek tersebut, termasuk memastikan pihak kontraktor telah menjalankan seluruh prosedur keselamatan kerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, aspek keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap pekerjaan konstruksi sehingga tidak boleh dikompromikan demi alasan apa pun.

“Pemkot harus memastikan bahwa semua SOP terkait pekerjaan gorong-gorong telah dilakukan dengan baik dan benar oleh kontraktor. Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama,” kata Aning.

Politisi Fraksi PKS itu menegaskan bahwa evaluasi tidak hanya sebatas pada aspek teknis proyek, tetapi juga harus menyentuh aspek pertanggungjawaban hukum apabila ditemukan adanya kelalaian atau pelanggaran dalam pelaksanaan pekerjaan.

Ia menilai langkah tegas perlu dilakukan sebagai bentuk efek jera sekaligus upaya mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

“Jika ada pelanggaran, baik perdata maupun pidana, harus ditegakkan. Ini penting sebagai efek jera agar tidak ada lagi peristiwa serupa yang terjadi di Surabaya,” tegasnya.

Selain menyoroti pelaksanaan proyek konstruksi, Aning juga mengingatkan pentingnya keberadaan dan fungsi penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah kawasan yang memiliki tingkat risiko kecelakaan maupun kerawanan kriminalitas cukup tinggi.

Karena itu, ia meminta Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Perhubungan untuk lebih memprioritaskan perbaikan serta pemeliharaan lampu penerangan jalan pada titik-titik rawan demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga :  Boncengan Motor, Dua Remaja Tewas Tergencet Dua Truk di Gresik

“Harus dipastikan seluruh lampu penerangan jalan umum di titik-titik rawan kecelakaan atau kejahatan menjadi prioritas utama pemerintah kota, dalam hal ini Dinas Perhubungan,” ujarnya.

Aning menambahkan, peristiwa yang terjadi di kawasan Margorejo harus menjadi bahan evaluasi bersama. Pasalnya, menurut dia, insiden di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi dan telah menimbulkan korban jiwa.

“Apalagi sudah memakan korban tidak hanya sekali di kawasan Margorejo. Ini harus menjadi pelajaran penting dan tidak boleh terjadi lagi di Surabaya,” katanya.

Sebagai informasi, kecelakaan terjadi pada Jumat (12/6/2026) malam di depan Plaza Marina, Jalan Margorejo Indah, Surabaya. Sepasang pengendara sepeda motor dilaporkan terperosok ke dalam gorong-gorong proyek yang memiliki kedalaman sekitar lima meter. Dalam kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia, sementara korban lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa ini memicu perhatian publik dan mendorong desakan agar pemerintah daerah memperketat pengawasan terhadap proyek-proyek infrastruktur yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. (EMS)

No More Posts Available.

No more pages to load.