Khofifah Apresiasi Verifikasi dan Validasi Data SPMB 2026 di Ngawi Berjalan Tertib Tanpa Antrean

oleh -235 Dilihat

KILASJATIM.COM, Ngawi – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi pelaksanaan layanan verifikasi dan validasi data Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Ngawi yang berlangsung tertib, lancar, dan tanpa penumpukan antrean.

Apresiasi tersebut disampaikan Khofifah saat meninjau langsung proses verifikasi dan validasi data calon murid di SMAN 2 Ngawi dan SMKN 1 Ngawi. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan SPMB berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, serta memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat.

Menurut Khofifah, sistem pelayanan yang diterapkan di sekolah-sekolah tersebut mampu menciptakan proses verifikasi yang nyaman dan terjadwal sehingga calon murid maupun orang tua tidak perlu menunggu lama.

“Setelah kami cek tadi, proses verifikasi dan validasi berjalan dengan baik. Tahapan ini penting untuk memastikan data yang diinput secara online sesuai dengan dokumen hardcopy yang dimiliki calon murid sehingga proses seleksi dapat berlangsung secara adil, transparan, dan akuntabel,” ujarnya dalam keterangannya pekan ini.

Khofifah menjelaskan, verifikasi dan validasi data merupakan tahapan krusial dalam pelaksanaan SPMB. Proses ini menjadi dasar untuk memastikan kesesuaian antara data yang diunggah secara daring dengan dokumen asli yang dimiliki peserta.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga akurasi dan ketelitian selama proses verifikasi agar seluruh calon murid mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengikuti seleksi.

Lebih lanjut, Khofifah menilai penerapan sistem penjadwalan secara daring menjadi inovasi layanan yang efektif. Melalui sistem tersebut, calon murid datang sesuai jadwal yang telah ditentukan sehingga pelayanan berlangsung lebih teratur dan efisien.

“Kedatangan calon murid telah diatur berdasarkan jam dan tanggal yang diakses secara online sehingga mereka hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan,” katanya.

Baca Juga :  Polisi Gerebek Gudang Sianida di Surabaya dan Pasuruan, Terungkap Perdagangan Puluhan Miliar

Menjelang berakhirnya masa verifikasi dan validasi data, Khofifah mengimbau calon murid dan orang tua untuk memastikan seluruh dokumen persyaratan telah diverifikasi dengan benar sebelum memasuki tahap pendaftaran.

Berdasarkan jadwal resmi SPMB Jawa Timur Tahun Ajaran 2026/2027, pengambilan PIN secara mandiri berlangsung hingga 9 Juni 2026. Sementara itu, verifikasi dan validasi data dijadwalkan berakhir pada 10 Juni 2026.

Pendaftaran dilakukan secara bertahap melalui Jalur Domisili pada 11-12 Juni 2026, Jalur Afirmasi, Mutasi Orang Tua/Wali, dan Prestasi Hasil Lomba pada 17-18 Juni 2026, Jalur Prestasi Akademik SMA pada 24-25 Juni 2026, serta Jalur Prestasi Akademik SMK pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.

Khofifah menegaskan bahwa sistem SPMB Jawa Timur telah dirancang secara terbuka sehingga seluruh tahapan dan hasil seleksi dapat dipantau masyarakat. Ia menjelaskan bahwa penilaian seleksi menggunakan bobot nilai rapor sebesar 60 persen dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebesar 40 persen.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada 10 murid prasejahtera berprestasi di SMAN 2 Ngawi dan SMKN 1 Ngawi. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp1 juta sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap pemerataan akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

“Pendidikan merupakan investasi terbaik untuk masa depan. Karena itu kami terus berupaya memastikan anak-anak Jawa Timur, termasuk yang berasal dari keluarga prasejahtera, tetap memiliki kesempatan meraih pendidikan yang berkualitas dan berprestasi,” pungkasnya. (Den)

No More Posts Available.

No more pages to load.