Antisipasi Lonjakan Penumpang, ASDP Tambah Armada di Ketapang

oleh -263 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
PT ASDP Ferry melakukan antisipasi lonjakan penumpang serta penumpukan kendaraan jelang libur panjang Iduladha 2026
Ilustrasi (foto: dok kilasjatim/Istimewa)

KILASJATIM.COM, Banyuwangi – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkuat layanan penyeberangan lintas Ketapang-Gilimanuk menjelang libur Iduladha 1447 Hijriah. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mendatangkan kapal feri perbantuan KMP Rodhita untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan penumpang di jalur Jawa-Bali.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Arief Eko, mengatakan KMP Rodhita sebelumnya beroperasi di lintasan Padangbai-Lembar dan kini dialihkan untuk mendukung operasional di Selat Bali.

“KMP Rodhita berkapasitas 1.236 GT dengan daya angkut hingga 58 kendaraan kecil atau sekitar 30 kendaraan campuran,” kata Arief dalam keterangannya yang dikutip, Senin (25/5/2026).

Penambahan armada dilakukan menyusul tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang Iduladha. ASDP menargetkan arus kendaraan di Pelabuhan Ketapang maupun Gilimanuk tetap bergerak lancar dan antrean tidak menumpuk.

Menurut Arief, fokus utama saat ini bukan hanya menambah kapal, tetapi juga memastikan sistem pengaturan kendaraan berjalan efektif agar kepadatan bisa dikendalikan.

“Yang paling penting antrean tetap bergerak. Karena itu seluruh pola pengaturan kendaraan kami pastikan berjalan terkoordinasi,” ujarnya.

ASDP mencatat kondisi lalu lintas kendaraan di Pelabuhan Ketapang mulai berangsur normal sejak Minggu siang. Antrean panjang yang sebelumnya sempat mengular hingga kawasan Grand Watu Dodol, Banyuwangi, kini berhasil diurai.

Selain itu, kendaraan logistik juga telah dialihkan menuju Pelabuhan Bulusan untuk mengurangi kepadatan di area pelabuhan utama. Lokasi tersebut disiapkan sebagai kantong parkir penyangga dengan kapasitas hingga 400 unit truk.

Tak hanya menambah armada, ASDP juga memperkuat personel bantuan kendali operasi (BKO) di sejumlah titik strategis guna memastikan arus kendaraan tetap terkendali selama libur panjang berlangsung.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga kelancaran distribusi logistik sekaligus memberi kenyamanan bagi pengguna jasa penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, salah satu jalur tersibuk penghubung Pulau Jawa dan Bali.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.