Khofifah: EJIES 2026 Jadi Pusat Inovasi Pendidikan Terbesar di Jawa Timur

oleh -122 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2026 menjadi pusat inovasi pendidikan terbesar di Jawa Timur. Hal itu disampaikan Khofifah saat menghadiri Malam Penganugerahan Karya Inovasi Pendidikan Terbaik EJIES 2026 di Legacy Ballroom Surabaya.

Menurut Khofifah, penyelenggaraan EJIES tahun ini menunjukkan tingginya antusiasme insan pendidikan di Jawa Timur dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang adaptif dan berdampak nyata.

“EJIES 2026 bukan sekadar seremoni penghargaan, tetapi perayaan atas lahirnya gagasan dan keberanian menghadirkan perubahan di dunia pendidikan,” kata Khofifah, Kamis, 21/5/2026.

Ia menjelaskan, pada tahun ini EJIES diikuti 24.727 pendaftar dengan total 19.765 karya inovasi yang masuk tahap seleksi. Dari jumlah tersebut, proses seleksi awal yang dilakukan Radar Jawa Pos menghasilkan 250 karya terbaik.

Selanjutnya, tahap kedua dilakukan melalui penilaian aspek kelayakan dan keberlanjutan oleh akademisi Institut Teknologi Sepuluh Nopember hingga mengerucut menjadi 50 karya terbaik dan akhirnya terpilih 25 finalis utama.

Khofifah mengatakan, kehadiran EJIES menjadi ruang strategis untuk melahirkan program-program inovatif guna meningkatkan kualitas pembelajaran di berbagai satuan pendidikan. Selain itu, ajang tersebut juga menjadi bentuk apresiasi terhadap inovasi yang memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan.

Ia menilai para inovator pendidikan di Jawa Timur merupakan representasi semangat transformasi pendidikan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi masa depan.

“Dengan inovasi, kolaborasi, dan semangat gotong royong, Jawa Timur akan terus menjadi pusat lahirnya sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Khofifah berharap inovasi yang lahir dari EJIES tidak berhenti sebagai ajang kompetisi semata, tetapi dapat menjadi gerakan bersama yang terus berkembang dan memberi manfaat luas bagi pendidikan di Jawa Timur.

Baca Juga :  Ekonomi Indonesia  Berpeluang J adi Negara Kuat  di Dunia  Karena UKM Kuat

Menurut dia, hilirisasi inovasi penting dilakukan agar karya-karya terbaik dapat direplikasi di berbagai daerah sehingga manfaatnya dirasakan secara merata oleh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik.

“Maka seluruh yang bisa masuk 50 besar dan 25 besar, saya memohon kepada kita semua untuk terus melakukan inovasi demi inovasi,” katanya.

Khofifah juga menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus dibarengi dengan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman dan penguatan jejaring pendidikan.

“We have to improve. Oleh karena itu inovasi-inovasi ini saya mohon bisa dijadikan referensi bagaimana kita terus berbenah dan meningkatkan kualitas,” tutur dia.

Dalam kesempatan itu, Khofifah turut menyampaikan capaian pendidikan vokasi di Jawa Timur. Ia mengungkapkan, hingga Semester I 2026 sebanyak 4.960 alumni SMK di Jawa Timur telah diberangkatkan untuk magang dan bekerja di 13 negara.

“Kita hari ini tahaduts bin ni’mah. Tanggal 14 Mei lalu saya melepas 1.790 alumni SMK siap magang dan bekerja di 13 negara. Kemudian bersama Mendikdasmen kembali melepas 3.000 siswa SMK,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan EJIES lahir dari keyakinan bahwa inovasi merupakan napas baru pendidikan di tengah perubahan global yang sangat cepat.

Menurut Aries, dunia pendidikan harus mampu menyesuaikan diri dengan dinamika zaman sehingga guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan dituntut terus menghadirkan terobosan baru.

“Inovasi adalah darahnya perubahan yang harus terus hidup di lingkungan sekolah,” kata Aries.

Apresiasi terhadap penyelenggaraan EJIES juga datang dari Sestama Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Andi Taufik. Ia menilai Jawa Timur berhasil menetapkan standar tinggi dalam pengembangan inovasi pendidikan nasional.

Selain itu, Direktur Universitas Dongseo Choi Hong Sung juga menawarkan peluang beasiswa bagi mahasiswa berprestasi asal Jawa Timur untuk melanjutkan pendidikan di Korea Selatan.

Baca Juga :  Hadapi Cuaca Ekstrem, Khofifah Minta BPBD Proaktif

Di akhir acara, Khofifah menyerahkan penghargaan kepada 25 finalis terbaik EJIES 2026 dan satu penghargaan kategori best excitement atau pengirim karya terbanyak. Acara tersebut turut dimeriahkan penampilan penyanyi Niken Salindri. (Den)

No More Posts Available.

No more pages to load.