DPRD Surabaya Minta Kelurahan Aktif Awasi Lapak Hewan Kurban Jelang Iduladha

oleh -397 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, DPRD Surabaya meminta jajaran aparatur kelurahan untuk proaktif dan responsif dalam mengawal penataan lapak penjualan hewan kurban di berbagai wilayah kota.

Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, Anas Karno, menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah di tingkat bawah guna memastikan ketertiban kota tetap berjalan seiring dengan perputaran ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Anas saat meninjau langsung lapak penjualan hewan kurban milik Pak Gani di kawasan Jalan Nginden Semolo, Kamis (21/5/2026).

Dalam kunjungan itu, Anas mendengarkan langsung kondisi ekonomi yang dihadapi pelaku usaha kecil menjelang Iduladha. Pak Gani, pedagang hewan kurban yang telah berjualan selama 30 tahun, mengaku penjualan tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun ini penjualan menurun karena faktor ekonomi, saat ini baru laku sekitar 60-an ekor. Pembeli yang datang mayoritas pelanggan lama sejak saya masih jualan di Baratajaya dulu. Di lokasi baru ini, situasinya memang agak sepi mendekati hari H,” ujar Pak Gani.

Meski menghadapi tantangan ekonomi, Pak Gani mengaku tetap berupaya menjaga kenyamanan warga sekitar, terutama karena lokasi lapaknya berada di kawasan permukiman padat penduduk.

“Setiap sore, bekas sisa pakan langsung kami gunakan untuk menutupi kotoran hewan agar mengurangi bau tajam. Yang paling utama adalah kami pamit, permisi, dan selalu kula nuwun dengan warga sekitar,” jelasnya.

Melihat komitmen pedagang tersebut, Anas Karno menilai inisiatif warga perlu diimbangi dengan pendampingan yang intensif dari birokrasi lokal. Ia meminta aparatur kelurahan dan kecamatan tidak hanya fokus pada administrasi, tetapi juga turun langsung memetakan kondisi lapangan agar tidak menimbulkan polemik sosial di masyarakat.

Baca Juga :  Harga BBM Turun Awal 2026, Pertamina, Shell, BP, dan VIVO Kompak Sesuaikan Tarif

“Keberadaan lapak ini sangat membantu ekonomi masyarakat kecil. Oleh karena itu, kelurahan harus hadir memberikan atensi penuh, bukan hanya soal izin lokasi. Aparatur wilayah harus turun memastikan penempatan lapak aman, tidak memakan badan jalan, saluran air tetap berfungsi, dan pengelolaan limbahnya beres sejak awal,” tutur Anas Karno.

Ia optimistis pelaksanaan Iduladha di Surabaya dapat berjalan tertib, aman, dan khidmat apabila ada sinergi yang baik antara pengawasan pemerintah wilayah dan kepatuhan para pedagang.

“Pedagang kecil harus kita dukung agar tetap berdaya, namun aturan hukum dan estetika Kota Surabaya juga wajib kita jaga bersama secara disiplin,” tegasnya.(dra)

No More Posts Available.

No more pages to load.