Pekan PLUT KUMKM Berkah 2026 Resmi Digelar, Bondowoso Perkuat UMKM Naik Kelas dan Go Ekspor

oleh -516 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso — Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan resmi menggelar Pekan PLUT KUMKM Berkah Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin berdaya saing, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan pasar serta teknologi digital.

Kegiatan yang berlangsung selama enam hari, mulai 18 hingga 23 Mei 2026 tersebut dibuka di tengah semangat penguatan ekonomi kerakyatan dan pengembangan potensi unggulan daerah.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bondowoso, Hergiar Yuli Pramanto, dalam laporannya menyampaikan, Pekan PLUT KUMKM Berkah 2026 menjadi bagian dari strategi pengembangan kapasitas UMKM melalui pendekatan pelatihan, inkubasi usaha, praktik langsung, hingga penguatan jejaring bisnis.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi langkah nyata memperkuat fungsi Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM sebagai pusat pendampingan terpadu bagi pelaku usaha di Bondowoso.

“PLUT KUMKM Bondowoso saat ini telah diperkuat dengan dua konsultan pendamping, yakni Konsultan Produksi dan Konsultan Pemasaran, sehingga diharapkan mampu memberikan layanan pendampingan yang lebih optimal kepada pelaku UMKM,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah tujuan utama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, di antaranya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pelaku UMKM, mendorong pengembangan usaha berbasis potensi unggulan daerah, meningkatkan kualitas produk dan pemasaran, memperkuat branding produk lokal, hingga mendukung hilirisasi kopi Bondowoso.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan kolaboratif di Kabupaten Bondowoso.

Selama pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai agenda tematik setiap harinya. Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai peluang usaha berbasis potensi daerah dan strategi UMKM go ekspor, termasuk studi kasus UMKM yang berhasil menembus pasar internasional.

Baca Juga :  Mensesneg Pastikan Tak Ada Rencana Ubah Sistem Pilpres

Hari kedua difokuskan pada inkubator kuliner melalui pelatihan standarisasi produk, praktik pengolahan makanan, hingga penguatan packaging dan branding produk.

Sementara itu, hari ketiga menghadirkan inkubator pengolahan kopi yang membahas perizinan usaha sektor industri, pengolahan kopi pasca panen, peningkatan kualitas kopi, hingga praktik roasting dan grinding.

Pada hari keempat, peserta akan dibekali keterampilan di bidang kriya melalui pelatihan desain sablon custom dan pembuatan souvenir kreatif.

Memasuki hari kelima, kegiatan berfokus pada inkubator digital dan Kopikustik dengan materi digital marketing, pemanfaatan marketplace dan media sosial, penguatan konten branding, serta parade musik akustik pelajar.

Sedangkan pada hari terakhir, kegiatan ditutup dengan pembahasan energi alternatif dan hilirisasi kopi Bondowoso melalui pelatihan pembuatan briket, diskusi pengembangan kopi daerah, hingga kegiatan ngopi bersama diiringi musik akustik.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap melalui Pekan PLUT KUMKM Berkah 2026 akan lahir UMKM yang semakin kompetitif dan mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Pendanaan kegiatan ini berasal dari APBD Kabupaten Bondowoso Tahun Anggaran 2026 serta dukungan partisipasi berbagai pihak yang tidak mengikat.

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bondowoso juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan, mulai dari perangkat daerah, dunia usaha, lembaga perbankan, komunitas, narasumber, hingga seluruh panitia pelaksana.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.