Harga Semangka dan Melon Kembali Terdongkrak, Haryanto “Ryan Semangka Balap” Sebut Program MBG Bantu Petani Lokal

oleh -516 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai membawa dampak positif bagi petani buah lokal di Bondowoso. Hal itu disampaikan Haryanto, pengepul semangka dan melon yang dikenal dengan julukan Ryan Semangka Balap.

Menurut Haryanto, sebelum adanya program MBG harga semangka di tingkat petani sempat anjlok hingga membuat banyak petani merugi. Harga jual saat itu hanya berkisar Rp3 ribu hingga Rp3.500 per kilogram.

“Sebelum ada MBG harga semangka jatuh dan tidak tertolong. Banyak petani merugi,” ujarnya.

Ia mengatakan, hadirnya program MBG perlahan membantu mendongkrak harga buah lokal, khususnya semangka dan melon hasil petani Bondowoso. Permintaan pasar yang meningkat membuat hasil panen petani kembali terserap.

Namun, Haryanto mengaku sempat beredar isu terkait larangan buah potong untuk kebutuhan MBG yang berdampak pada turunnya harga di pasaran. Meski begitu, kondisi kini mulai kembali normal.

“Alhamdulillah sekarang sudah berjalan lagi dan harga kembali normal setelah sempat turun karena isu negatif soal buah potong dilarang untuk MBG,” katanya.

Dalam satu hektare lahan, panen semangka disebut bisa mencapai sekitar 25 ton. Selain memenuhi kebutuhan lokal, Haryanto juga memasok buah ke sejumlah daerah seperti Yogyakarta, Surabaya, Bali, Mataram hingga Jakarta.

Saat ini, suplai untuk kebutuhan MBG masih sekitar 15 persen dan belum mencakup seluruh wilayah Bondowoso.

“Kalau untuk MBG kami baru sekitar 15 persen dan belum full satu kabupaten Bondowoso,” ungkapnya.

Haryanto berharap pemerintah bersama mitra MBG terus memberikan perhatian kepada petani lokal, khususnya petani semangka dan melon agar harga tetap stabil dan hasil panen petani terserap pasar.

“Harapan kami, petani lokal semangka dan melon terus diperhatikan supaya kesejahteraan petani ikut meningkat,” pungkasnya.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.