Khofifah: Bank Jatim Tunjukkan Keseimbangan Ekspansi dan Kualitas

oleh -586 Dilihat
Istimewa

KILASJATIM.COM, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sepanjang Tahun Buku 2025 yang dinilai tumbuh impresif dan berkelanjutan. Capaian tersebut dinilai mencerminkan fungsi intermediasi yang berjalan optimal sekaligus menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan kualitas aset.

Apresiasi itu disampaikan Khofifah saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 Bank Jatim di Kantor Pusat Bank Jatim, Surabaya. Menurut dia, kinerja keuangan Bank Jatim menunjukkan tren positif yang konsisten di berbagai indikator utama.

“Kinerja keuangan Bank Jatim sepanjang tahun 2025 menunjukkan capaian yang patut diapresiasi, tercermin dari pertumbuhan aset, peningkatan penyaluran kredit, serta penguatan Dana Pihak Ketiga (DPK),” ujar Khofifah, Rabu, 6/5/2026

Berdasarkan laporan konsolidasi, aset Bank Jatim tumbuh dari Rp118,14 triliun menjadi Rp168,85 triliun atau meningkat 42,93 persen secara tahunan (year-on-year). Penyaluran kredit juga meningkat signifikan dari Rp75,35 triliun menjadi Rp110,50 triliun atau tumbuh 46,65 persen. Sementara itu, DPK naik dari Rp90,01 triliun menjadi Rp127,24 triliun atau meningkat 41,36 persen.

Dari sisi laba rugi, Bank Jatim mencatat peningkatan pendapatan bunga dari Rp8,28 triliun menjadi Rp10,16 triliun atau tumbuh 22,64 persen. Pendapatan bunga bersih naik dari Rp5,62 triliun menjadi Rp7,08 triliun atau meningkat 25,90 persen. Adapun laba bersih konsolidasi tercatat naik dari Rp1,29 triliun menjadi Rp1,61 triliun atau tumbuh 24,80 persen.

Khofifah menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan Bank Jatim tidak hanya bersifat kuantitatif, tetapi juga ditopang oleh kualitas pendapatan dan ketahanan bisnis yang semakin kuat. Bahkan, laba Bank Jatim secara bank only sebesar Rp1,546 triliun disebut sebagai yang tertinggi di antara seluruh bank pembangunan daerah (BPD) di Indonesia.

Baca Juga :  Sematkan Satyalancana Karya Satya Bagi 215 Guru SMA/SMK Jatim, Khofifah: Lahirkan Anak Didik yang Pinter dan Bener

Dalam RUPS tersebut, Bank Jatim juga membagikan dividen sebesar Rp56,62 per lembar saham, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp54,71 per lembar saham. Total dividen yang dibagikan mencapai Rp850,17 miliar atau setara 55 persen dari laba bersih Tahun Buku 2025.

Selain memberikan apresiasi, Khofifah juga menyampaikan sejumlah arahan strategis. Ia meminta Bank Jatim memperkuat posisi sebagai regional champion, mengoptimalkan sinergi Kelompok Usaha Bank (KUB), mempercepat transformasi digital, serta meningkatkan pembiayaan sektor produktif, khususnya UMKM.

Menurut dia, peran Bank Jatim sangat strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang pada 2025 tercatat sebesar 5,85 persen (y-on-y), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan nasional sebesar 5,39 persen. Bahkan, pada triwulan I-2025, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur mencapai 5,96 persen.

“Bank Jatim harus mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus menjembatani kebutuhan pembiayaan pembangunan dengan aktivitas ekonomi masyarakat,” kata Khofifah.

Ia menambahkan, transformasi digital dan penguatan manajemen risiko menjadi kunci menghadapi persaingan industri perbankan yang semakin ketat, termasuk dari sektor fintech. Dengan sinergi yang solid, Bank Jatim diharapkan terus tumbuh sebagai institusi yang sehat secara finansial dan kuat dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah. ( den)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.