892 Ribu Warga Jatim Menganggur, Lulusan Kampus Tertinggi

oleh -172 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Hampir 900 ribu warga Jawa Timur menganggur. Jumlah ini didominasi para lulusan perguruan tinggi.
Hampir 900 ribu warga Jawa Timur menganggur. Jumlah ini didominasi para lulusan perguruan tinggi. (Foto: dok Unmuh Surabaya)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Jawa Timur mencapai 892,64 ribu orang pada Februari 2026. Angka ini menurun tipis dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dari total angkatan kerja sebanyak 25,14 juta orang, mayoritas atau 24,25 juta telah bekerja.

“Jumlah pengangguran berkurang 1,86 ribu orang dibanding Februari 2025,” ujar Statistisi Ahli Madya BPS Jawa Timur Nurul Adriana dalam konferensi pers di Surabaya, Selasa (5/5/2026).

Secara persentase, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jawa Timur tercatat 3,55%, turun 0,06 poin secara tahunan.

Meski menurun, pengangguran masih didominasi lulusan pendidikan tinggi. BPS mencatat TPT lulusan universitas tertinggi sebesar 6,04%, disusul lulusan SMA 5,75%.

Di sisi lain, jumlah penduduk usia kerja terus meningkat. Pada Februari 2026, jumlahnya mencapai 33,62 juta orang, naik 280,14 ribu dibandingkan tahun sebelumnya.

Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) juga mengalami kenaikan menjadi 74,78%, atau naik 0,53 poin. TPAK laki-laki masih lebih tinggi sebesar 86,55%, dibanding perempuan 63,23%.

Dari sisi lapangan usaha, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan porsi 31,76%. Disusul perdagangan 18,62% dan industri 14,38%.

Sementara sektor dengan serapan terendah adalah real estat (0,13%), listrik dan gas (0,30%), serta pengelolaan air dan daur ulang (0,39%).(cit)

Baca Juga :  Pemerintah Targetkan Zero ODOL pada 2027, Tak Berdampak Signifikan pada Inflasi

No More Posts Available.

No more pages to load.