Dispendik Surabaya Terapkan Skema Baru SPMB, TKA Jadi Komponen Penilaian Jalur Prestasi

oleh -415 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) menyiapkan skema baru dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini. Perubahan tersebut terutama berlaku pada jalur prestasi akademik dengan memasukkan hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) sebagai bagian dari penilaian seleksi.

Jika sebelumnya seleksi hanya didasarkan pada nilai rapor, kini hasil TKA mulai diperhitungkan secara resmi. Kebijakan ini diambil untuk menyesuaikan arahan terbaru sekaligus meningkatkan kualitas sistem seleksi penerimaan murid baru.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menjelaskan bahwa perubahan ini mengikuti kebijakan dari Kementerian Pendidikan terkait indikator mutu pendidikan. Menurutnya, TKA menjadi salah satu instrumen penting untuk mengukur kualitas pendidikan secara lebih objektif.

Febrina merinci, komposisi penilaian jalur prestasi akademik kini terdiri dari 60 persen nilai rapor dan 40 persen hasil TKA untuk jenjang SD.

“Jadi persentase yang kemarin kita hitung adalah 60 persen untuk nilai rapor dan 40 persen dari TKA. Dulu 100 persen nilai rapor, sekarang terdiri 60 persen rapor dan 40 persen nilai TKA,” ujarnya.

Ia menegaskan, komposisi tersebut akan menjadi dasar penghitungan poin seleksi pada jalur prestasi akademik di Surabaya. Skema ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara proses pembelajaran di sekolah dan hasil evaluasi kompetensi siswa.

Lebih lanjut, Febrina menyebut pelibatan TKA dalam seleksi SPMB bertujuan untuk memotivasi siswa serta memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai mutu pendidikan.

“Harapannya TKA bisa semakin menjadi gambaran mutu pendidikan kita semuanya,” katanya.

Selain itu, hasil TKA juga diharapkan dapat menjadi referensi penting dalam evaluasi sistem pendidikan di daerah. Ia menjelaskan bahwa penentuan proporsi nilai TKA telah melalui kajian mendalam bersama berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

Baca Juga :  Antonelli Juara GP Jepang 2026, Rebut Puncak Klasemen F1

Menurutnya, persentase tersebut dinilai ideal karena tetap mempertimbangkan proses pembelajaran siswa selama menempuh pendidikan di sekolah. “TKA SD selesai, menunggu hasilnya pada bulan depan,” tambahnya.

Dispendik Surabaya memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan bagi seluruh peserta didik.

Febrina juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan TKA untuk jenjang SD dan SMP sebelumnya telah berlangsung lancar. Namun, pihaknya masih melakukan pendataan ulang bagi siswa yang berhalangan hadir.

Sebagai tindak lanjut, Dispendik memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengikuti TKA susulan yang dijadwalkan pada 11 hingga 19 Mei mendatang. Kesempatan ini diberikan terutama bagi peserta yang tidak dapat hadir karena alasan kesehatan.

Jumlah peserta TKA susulan untuk jenjang SMP tercatat sekitar 60 siswa berdasarkan data sementara, sementara untuk jenjang SD masih dalam tahap pembaruan data.

“Nanti suasananya sama dengan tes utama, hanya jumlah siswanya lebih sedikit,” pungkasnya.(den)

No More Posts Available.

No more pages to load.