Mixue Tutup 428 Gerai Demi Efisiensi Operasional

oleh -132 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Gerai Mixue
Foto: Dok/Ist

KILASJATIM.COM, Surabaya – Jaringan minuman asal China, Mixue, menutup 428 gerai sepanjang 2025 sebagai bagian dari strategi efisiensi operasional. Penutupan terbanyak terjadi di pasar Asia Tenggara, terutama Indonesia dan Vietnam.

Dalam laporan keuangannya, perusahaan menyebut langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja gerai yang ada agar lebih berkelanjutan.

“Fokus pada pengoptimalan operasional gerai yang ada untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang,” tulis perusahaan, dikutip dari VN Express, Rabu (29/4/2026).

Meski menutup ratusan gerai, ekspansi bisnis tetap berjalan. Mixue tercatat membuka pasar baru di Amerika Serikat dan Kazakhstan, serta masuk ke Malaysia dan Thailand melalui merek berbeda, yakni Lucky Cup.

Hingga akhir 2025, total gerai global mencapai 59.823 unit, dengan mayoritas berada di China daratan sebanyak 55.356 gerai. Sementara itu, Indonesia dan Vietnam menjadi dua pasar luar negeri terbesar.

Di Vietnam, Mixue memiliki lebih dari 1.300 gerai hingga 2024. Perusahaan juga mulai mengubah format toko dari skala kecil ke gerai yang lebih besar untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.

Langkah efisiensi ini tidak mengganggu kinerja keuangan. Sepanjang 2025, pendapatan perusahaan naik 35% menjadi 33,56 miliar yuan, sementara laba bersih tumbuh 33% menjadi 5,93 miliar yuan.

Ke depan, Mixue menyatakan akan tetap memperkuat ekspansi di Asia Tenggara melalui kemitraan waralaba, seiring upaya menjaga pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan.(cit)

Baca Juga :  Harga Emas Antam Naik Rp12 Ribu, Tembus Rp2,105 Juta per Gram

No More Posts Available.

No more pages to load.