Minat Kurban di RPH Surabaya Naik, 73 Sapi Sudah Terdaftar

oleh -136 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Ilustrasi (foto: dok RPH Surabaya)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Minat masyarakat memanfaatkan layanan pemotongan hewan qurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya mulai terlihat. Hingga Selasa (28/4), tercatat 73 ekor sapi telah didaftarkan.

Dari jumlah tersebut, mayoritas memilih layanan potong kemas sebanyak 50 ekor, sementara 23 ekor lainnya menggunakan layanan potong sontor.

Koordinator Pelaksana Qurban Amanah RPH Surabaya 2026, Dwi Retno Palupi, menyebut angka ini menunjukkan tren peningkatan sejak awal pembukaan pendaftaran. Ia menilai kesadaran masyarakat terhadap pentingnya proses penyembelihan yang higienis semakin meningkat.

“Penyembelihan qurban tidak hanya soal ibadah, tapi juga harus memperhatikan kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan,” kata Palupi yang dikutip dari laman resmi rphsurabaya.co.id, Rabu (29/4/2026).

Ia menjelaskan, layanan potong kemas memungkinkan daging langsung diproses dan dikemas oleh petugas RPH menggunakan plastik food grade. Setiap paket rata-rata berbobot satu kilogram, dengan pilihan isi daging penuh atau kombinasi daging dan tulang.

Skema ini dinilai mempercepat distribusi sekaligus menjaga kualitas daging qurban.

Adapun layanan potong sontor hanya mencakup penyembelihan dan pemotongan dalam bagian besar. Daging selanjutnya dibawa oleh shohibul qurban untuk dicacah dan dibagikan secara mandiri.

“Biasanya masjid memilih sontor karena tetap ingin melibatkan panitia dalam proses pencacahan,” ujarnya.

RPH juga menetapkan prosedur ketat. Sapi qurban wajib dikirim maksimal satu hari sebelum penyembelihan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan serta penimbangan bobot.

Meski harga sapi tahun ini relatif tinggi, Palupi memastikan hal tersebut tidak mengurangi minat masyarakat. Kemudahan layanan menjadi faktor utama.

“Shohibul qurban tidak perlu repot mengurus limbah, pencacahan, hingga pengemasan. Semua sudah ditangani RPH,” tutupnya.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.