KILASJATIM.COM, Surabaya – Harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green masih bertahan di tengah gejolak konflik global. Hingga Senin (27/4/2026), kedua produk ini belum mengalami perubahan harga di SPBU Pertamina.
Mengacu laman resmi Pertamina, harga Pertamax tetap di Rp12.300 per liter, sementara Pertamax Green di Rp12.900 per liter.
Stabilnya harga ini terjadi meski tensi geopolitik di Timur Tengah meningkat sejak akhir Februari 2026.
Namun, tidak semua BBM nonsubsidi bertahan. Sejumlah produk lain justru mengalami kenaikan sejak 18 April 2026, di antaranya Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Di Jakarta, harga Pertamax Turbo kini mencapai Rp19.400 per liter dari sebelumnya Rp13.100. Sementara Dexlite naik menjadi Rp23.600 dari Rp14.200, dan Pertamina Dex menjadi Rp23.900 dari Rp14.500 per liter.
Untuk BBM subsidi, harga Pertalite masih di Rp10.000 per liter dan solar subsidi Rp6.800 per liter.
Kenaikan juga terjadi di SPBU swasta. Di SPBU BP, harga BBM diesel tercatat naik signifikan, dengan BP Ultimate Diesel kini di Rp25.560 per liter.
Sementara itu, SPBU Shell dan Vivo belum melakukan penyesuaian harga sejak awal Maret 2026. Meski demikian, keduanya dilaporkan mulai mengalami keterbatasan stok untuk sejumlah jenis BBM.
Kondisi ini menunjukkan tekanan pada pasar energi global mulai berdampak pada sebagian produk BBM, meski harga Pertamax dan Pertamax Green masih tertahan untuk saat ini.(cit)



