Pertamina Ungkap Alasan Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi

oleh -712 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Pertamina menjelaskan alasan menyesuaikan harga BBM nonsubsidi pada awal Mei 2026
Foto: dok/Istimewa

KILASJATIM.COM, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga menjelaskan alasan di balik kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai Senin (4/5/2026). Penyesuaian dilakukan pada Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan, kenaikan harga merupakan bagian dari evaluasi berkala yang mengacu pada mekanisme keekonomian.

“Produk nonsubsidi mengikuti harga keekonomian, dengan mempertimbangkan harga minyak mentah dunia, produk olahan di pasar internasional, serta nilai tukar rupiah,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Meski demikian, Pertamina menegaskan tetap memperhatikan kondisi sosial ekonomi masyarakat dan daya beli konsumen dalam menentukan harga. Sebagai BUMN, perusahaan juga mempertimbangkan stabilitas nasional dalam setiap kebijakan penyesuaian harga.

Roberth menyebut, tidak semua produk mengalami kenaikan. Pertamax dan Pertamax Green 95 tetap dipertahankan untuk menjaga keseimbangan antara aspek bisnis dan kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Pertamina mengklaim harga BBM nonsubsidi yang ditawarkan tetap kompetitif dibandingkan SPBU swasta.

“Penyesuaian ini mencerminkan upaya menjaga keseimbangan antara keberlanjutan bisnis dan kepentingan nasional,” katanya.

Adapun rincian harga BBM nonsubsidi terbaru adalah sebagai berikut:

Pertamax: Rp 12.300 per liter (tetap)
Pertamax Green 95: Rp 12.900 per liter (tetap)
Pertamax Turbo: Rp 19.900 per liter (naik dari Rp 19.400)
Dexlite: Rp 26.000 per liter (naik dari Rp 23.600)
Pertamina Dex: Rp 27.900 per liter (naik dari Rp 23.900). (cit)

Baca Juga :  Soft Launching MPP, Wali Kota Jadi Saksi Nikah Layanan Publik

No More Posts Available.

No more pages to load.