Bantuan Kuliah Surabaya Disisir Door to Door, Pengawasan Diperketat

oleh -418 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Ilustrasi (Foto: dok Diskominfo Surabaya)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Penyaluran bantuan biaya kuliah di Surabaya kini tak lagi sekadar menunggu pendaftar. Polanya berubah: penyisiran langsung ke kampung dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Pendekatan ini sekaligus memperkuat pengawasan agar penerima benar-benar berasal dari keluarga miskin dan pramiskin. Program ini berjalan mengacu Perwali Nomor 4 Tahun 2026, bagian dari target “1 KK 1 Sarjana”.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata, Herry Purwadi, menyebut seleksi dilakukan berlapis. Tak hanya berbasis data, tetapi juga verifikasi faktual di lapangan.

“Kalau datanya meragukan, tim turun langsung survei. Semua terdokumentasi,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Pendataan melibatkan kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW. Metode door to door dipilih untuk menjangkau warga yang belum terdata atau kesulitan mengakses informasi.

Di Kecamatan Sawahan, penyisiran sudah dilakukan sejak dua bulan terakhir. Hasilnya, ribuan pemuda masuk kategori prioritas.

“Pendataan kami lakukan langsung ke rumah warga agar lebih akurat,” kata Camat Sawahan, Kanti Budiarti.

Dari 2.041 pemuda kategori desil 1 hingga 5, baru 204 yang sudah berstatus mahasiswa. Sisanya menjadi sasaran utama agar tidak terhenti di jenjang pendidikan menengah.

Di sisi akses, kerja sama perguruan tinggi juga diperluas. Total 65 kampus terlibat, terdiri dari 15 perguruan tinggi negeri dan 50 swasta.

Setiap penerima mendapat bantuan UKT Rp2,5 juta serta uang saku Rp300 ribu per bulan selama 10 bulan per tahun hingga lulus.

Namun, bantuan tidak diberikan tanpa kontrol. Evaluasi dilakukan berkala, dan penerima yang tidak memenuhi kriteria dapat dicabut.

Dengan pola jemput bola dan verifikasi langsung, program ini diarahkan tak hanya meningkatkan akses kuliah, tetapi juga memastikan anggaran pendidikan benar-benar menyasar warga yang membutuhkan.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.