KILASJATIM.COM, Surabaya– Banteng Jatim FC U-17 menunjukkan progres positif jelang keikutsertaan mereka di Soekarno Cup 2026 setelah bermain imbang 2-2 melawan Persebaya U-17 dalam laga uji coba yang berlangsung di Lapangan Pasiran, 18 April 2022. Pertandingan ini menjadi bagian dari persiapan intensif bagi Banteng Jatim FC U-17 yang dijadwalkan tampil pada Juli 2026 mendatang di ajang Soekarno Cup 2026, turnamen rutin usia dini antar-provinsi yang diinisiasi PDI Perjuangan.
Uji coba tersebut berlangsung dengan format empat babak di mana masing-masing babak berdurasi 45 menit. Skema ini sengaja diterapkan untuk memberikan kesempatan kepada seluruh pemain dalam berbagai situasi pertandingan sekaligus menguji beragam formasi dan pendekatan taktik. Gol dari Banteng Jatim FC U-17 dicetak talenta muda dari Kediri, Zhevando Chievo; serta pemain muda dari Surabaya, Safin Ramadhani.
Pelatih Banteng Jatim FC U-17, Anies Septyawan, memanfaatkan laga ini untuk melakukan banyak eksperimen. Sebanyak 25 pemain yang dimiliki tim diturunkan secara bergantian guna melihat kecocokan strategi serta kedalaman skuad.
“Dalam pertandingan ini kami tidak hanya mengejar hasil, tetapi lebih fokus pada simulasi pertandingan sesungguhnya. Empat babak ini memberi kami ruang untuk menguji berbagai formasi dan melihat respons pemain di setiap situasi,” ujar Anies.
Selain aspek teknis, tim pelatih juga menaruh perhatian besar pada kondisi fisik para pemain. Hal ini menjadi krusial mengingat para pemain baru menjalani empat kali sesi latihan bersama setelah menyelesaikan rangkaian roadshow seleksi di seluruh Jawa Timur.
Manajer tim, Daniel Rohi, menilai hasil imbang ini sudah cukup memuaskan dalam konteks persiapan tim yang masih sangat dini. Tim Banteng Jatim FC U-17 baru empat kali berlatih bersama.
“Dengan waktu persiapan yang sangat singkat, kami melihat perkembangan yang cukup baik. Para pemain mulai memahami pola permainan yang diinginkan tim pelatih,” kata Daniel.
”Kami dari manajemen terus mendukung program latihan dan uji coba yang akan dilakukan dalam beberapa tahap hingga kita harapkan mencapai peak performance pada Juli-Agustus mendatang saat Soekarno Cup 2026 digelar di Surabaya, Bangkalan, dan Gresik,” imbuh Daniel.
Sementara itu, asisten manajer Eri Irawan menambahkan bahwa kekompakan tim menjadi fokus utama ke depan. Ia optimistis performa tim akan terus meningkat seiring bertambahnya waktu latihan. “Ini adalah fondasi awal. Para pemain ini adalah hasil seleksi dari roadshow di seluruh Jawa Timur, jadi kami percaya kualitasnya ada. Tinggal bagaimana kami mematangkan kerja sama tim,” ujar Eri.
Seperti diketahui, selama Februari-Maret 2026, Banteng Jatim FC U-17 menjalankan seleksi terbuka di lima regional se-Jatim, yaitu Banyuwangi, Blitar, Malang, Bangkalan, dan Surabaya. Dari seleksi terbuka itu, dilakukan berbagai seleksi lanjutan hingga mendapatkan 25 pemain muda yang kini dipersiapkan menuju Soekarno Cup 2026.
Hasil 2-2 dalam laga ini menjadi gambaran awal potensi Banteng Jatim FC U-17. “Dengan waktu persiapan yang masih tersisa sebelum Soekarno Cup 2026, tim diharapkan mampu berkembang lebih solid dan kompetitif untuk melanjutkan tradisi juara Soekarno Cup,” papar Eri Irawan.
Untuk diketahui, Soekarno Cup telah digelar 3 kali. Pada penyelenggaraan pertama di Jakarta, pada 2023, Banteng Bali FC berhasil menjadi juara. Lalu perhelatan kedua pada 2025 di Bali, gelar juara direbut Banteng Jatim FC U-17. Penyelenggaraan ketiga akan berlangsung tahun ini di Surabaya, Bangkalan, dan Gresik pada Juli-Agustus 2026. (KUC)
