Kemenhub Prediksi 2,6 Juta Penumpang Laut saat Libur Nataru

oleh -455 Dilihat
oleh
(Foto: Dok Kemenhub/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Kementerian Perhubungan memprediksi pergerakan penumpang transportasi laut pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mencapai 2,62 juta orang. Angka tersebut berdasarkan survei Potensi Pergerakan Orang yang dirilis Kemenhub menjelang masa puncak perjalanan akhir tahun.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan keselamatan menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan angkutan laut selama Nataru. Untuk mengantisipasi cuaca ekstrem seperti gelombang tinggi, angin kencang, dan hujan lebat, pemerintah menyiagakan unit pelaksana lapangan yang bekerja 24 jam.

“Keselamatan bukan hanya prioritas, tetapi harga mati,” ujar Dudy dalam keterangan resmi yang dikutip dari laman resmi Kemenhub, Senin (8/12/2025).

Ia menyebut beberapa insiden pelayaran yang terjadi sebelumnya menjadi pengingat pentingnya pengawasan, termasuk tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali serta kebakaran KM Barcelona VA di perairan Talise, Sulawesi Utara.

Karena itu, Ditjen Perhubungan Laut diminta memperketat pemeriksaan kelaiklautan kapal sekaligus mengawasi potensi kelebihan muatan.

“Kapal yang tidak memenuhi standar tidak boleh diberi izin berlayar. Informasi cuaca ekstrem harus tersampaikan cepat dan jelas,” tegasnya.

Selain pengawasan keselamatan, Kemenhub juga mendorong percepatan layanan melalui MaritimHUB—platform terpadu yang mencakup pengurusan perizinan kepelabuhanan, pengelolaan barang berbahaya, sertifikasi sarana bantu navigasi, hingga registrasi fasilitas kesehatan pelayaran. Langkah ini diharapkan memperbaiki kualitas layanan publik sekaligus memperkuat standar keselamatan.

Dudy menambahkan bahwa Ditjen Perhubungan Laut tengah memasuki fase transisi penting, di mana layanan Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) secara bertahap dialihkan dari Ditjen Perhubungan Darat.

“Saya berharap seluruh jajaran menjalankan transisi ini dengan penuh tanggung jawab dan responsif terhadap dinamika lapangan,” ujarnya.

Dengan estimasi pergerakan penumpang yang besar dan kondisi cuaca yang dinamis, pemerintah menegaskan seluruh prosedur keselamatan harus dipatuhi untuk memastikan arus Nataru berjalan lancar tanpa insiden.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.