LPG Nonsubsidi Naik, Bahlil: Ikuti Harga Pasar

oleh -145 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Pemerintah mengaku, kenaikan harga LPG 5 kg dan 12 Kg untuk menyesuaikan harga pasar. (Foto: dok/Ist)

KILASJATIM.COM, Jakarta – Harga LPG nonsubsidi ukuran 5 kg dan 12 kg mengalami kenaikan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan, penyesuaian harga tersebut mengikuti mekanisme pasar.

Menurutnya, pemerintah hanya mengatur harga LPG bersubsidi 3 kg. Sementara LPG nonsubsidi digunakan oleh sektor industri, restoran, dan hotel sehingga tidak diintervensi.

“Yang bisa dijamin tidak naik itu yang bersubsidi. Kalau nonsubsidi, mengikuti harga pasar,” ujar Bahlil, Senin (20/4/2026).

Ia memastikan harga LPG nonsubsidi akan bergerak seiring harga energi global. Jika harga dunia turun, maka harga di dalam negeri juga akan ikut turun, begitu pula sebaliknya.

Selain itu, Bahlil memastikan kondisi stok LPG nasional dalam posisi aman. Cadangan saat ini disebut berada di atas standar minimum nasional, yakni lebih dari 10 hari.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) menetapkan harga baru LPG nonsubsidi yang berlaku sejak 18 April 2026. Harga berbeda di tiap wilayah.

Mengacu data Pertamina Patra Niaga, harga Bright Gas 5,5 kg berada di kisaran Rp100.000 hingga Rp134.000 per tabung. Sementara Bright Gas 12 kg dijual sekitar Rp220.000 hingga Rp265.000 per tabung.(cit)

Baca Juga :  Bupati Bondowoso Berbagi dan Sapa Abang Becak di Bulan Ramadan

No More Posts Available.

No more pages to load.