Musda Perdana ITMA Jatim, Hanif Syauqi Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Periode 2026–2031

oleh -710 Dilihat

Ketua Umum DPP ITMA, H.R. Iwan Giwangkara

KILASJATIM.COM, Surabaya – Musyawarah Daerah (Musda) pertama Indonesian Tour Leader Moslem Association (ITMA) Jawa Timur digelar sebagai momentum awal untuk memperkuat fondasi organisasi sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Varna, Jalan Tunjungan, Surabaya, Rabu (8/4/2026) ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan ITMA di tingkat daerah.

Ketua DPD ITMA Jawa Timur periode sebelumnya, Fahmi Lutfi Hilabi, dalam sambutannya mengakui bahwa pelaksanaan Musda perdana ini masih memiliki berbagai kekurangan. Namun, ia menilai hal tersebut sebagai proses awal yang wajar dalam membangun organisasi yang lebih baik ke depan.

“Karena ini Musda Jawa Timur yang pertama, tentunya tidaklah sempurna. Banyak kekurangan. Saya harap ini menjadi pijakan untuk periode selanjutnya agar jauh lebih baik,” ujarnya.

Fahmi menekankan pentingnya menjadikan Musda sebagai titik awal untuk menghadirkan program yang lebih bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat luas. Ia juga menyoroti potensi besar ITMA dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata religi.

“ITMA ini membawa dampak SDM yang luar biasa jika kita cermati dengan baik,” katanya.

Ia berharap ITMA Jawa Timur dapat menjadi “rumah” bagi para anggota, sekaligus wadah untuk berkembang dan memperluas jejaring. Ke depan, organisasi diharapkan lebih fokus pada penguatan eksternal dan kolaborasi antaranggota.

“Kita akan lebih fokus ke eksternal dan saling menguatkan antaranggota,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP ITMA, H.R. Iwan Giwangkara, menekankan pentingnya profesionalisme tour leader sebagai garda terdepan dalam industri pariwisata, khususnya dalam pelayanan jamaah umrah dan haji.

“Kita ini berada di garis depan karena langsung berhadapan dengan tamu, klien, dan jamaah. Secara tidak langsung, kita adalah duta bangsa,” ujarnya.

Baca Juga :  Rally Fondo, Ajang Kenalkan Kawasan Heritage di Surabaya

Ia menyebut profesi tour leader memiliki tanggung jawab besar dan dampak ekonomi yang signifikan, sehingga harus dijalankan secara profesional layaknya profesi lain seperti dokter atau arsitek.

“Profesi ini harus dibangun dengan serius. Dampaknya besar, baik secara ekonomi maupun dalam membawa nama baik Indonesia,” katanya.

Iwan juga menegaskan pentingnya sertifikasi bagi tour leader, terutama yang menangani perjalanan ibadah ke Arab Saudi. Menurutnya, sertifikasi menjadi syarat penting untuk menjamin kualitas layanan.

“Tour leader yang membawa jamaah umrah dan haji harus tersertifikasi. ITMA menjadi salah satu wadah untuk itu,” jelasnya.

Selain itu, ia mendorong ITMA untuk aktif membangun jejaring dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah dan asosiasi industri terkait.

“Kalau kita tidak keluar dan berkolaborasi, kita tidak akan dikenal. Maka penting membuka jaringan dengan berbagai organisasi terkait,” ujarnya.

Dalam Musda tersebut, Hanif Syauqi resmi terpilih sebagai Ketua DPD ITMA Jawa Timur periode 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi, menggantikan Fahmi Lutfi Hilabi yang sebelumnya menjabat pada periode 2021–2026.

Terpilihnya Hanif diharapkan menjadi awal baru bagi ITMA Jawa Timur untuk semakin berkembang, solid, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas SDM tour leader dan industri pariwisata religi di Indonesia.(pur)