Tinjau Pasar Legi Ponorogo, Pastikan Harga Sembako Stabil Pascalebaran

oleh -328 Dilihat
Istimewa

KILASJATIM.COM, Ponorogo – Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung Pasar Legi Ponorogo pada Minggu (pekan lalu) untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok pasca Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam kunjungan tersebut, Khofifah didampingi Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita. Keduanya menyasar sejumlah lapak pedagang serta berdialog langsung dengan penjual dan pembeli.

Dari hasil pemantauan, Khofifah memastikan harga sejumlah komoditas relatif terkendali, bahkan beberapa di antaranya mengalami penurunan.

“Syawal ini kita ingin memastikan bahwa stabilisasi distribusi sembako aman dan lancar. Dari yang saya tanyakan, distribusinya lancar, harga cenderung stabil bahkan turun,” ujar Khofifah, dalam rilis pada Jumat, 3/4/2026.

Ia mencontohkan, harga daging ayam mengalami penurunan cukup signifikan. Sementara itu, harga daging sapi juga turun, dan harga beras terpantau stabil.

Berdasarkan data di lapangan, harga cabai rawit berada di kisaran Rp40.000 hingga Rp60.000 per kilogram, cabai besar Rp30.000 per kilogram, bawang merah Rp27.000 hingga Rp30.000 per kilogram, serta bawang putih Rp22.000 hingga Rp25.000 per kilogram.

Untuk komoditas utama lainnya, harga telur ayam berkisar Rp27.000 hingga Rp30.000 per kilogram. Harga beras juga relatif stabil, dengan beras SPHP sekitar Rp57.000 per 5 kilogram, beras medium Rp12.800 hingga Rp13.000 per kilogram, dan beras premium Rp14.700 hingga Rp15.000 per kilogram.

Adapun harga gula pasir berada di kisaran Rp12.000 hingga Rp16.000 per kilogram.

Sementara itu, harga daging ayam ras tercatat Rp36.000 hingga Rp38.000 per kilogram, ayam kampung sekitar Rp128.000 per ekor, dan daging sapi Rp130.000 per kilogram. Minyak goreng Minyakita dijual Rp15.500 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan sekitar Rp19.000 per liter.

“Beras, daging ayam, hingga minyak goreng di sini berada di bawah HET. Kami minta monitoring dan pengawasan terus dilakukan agar tidak terjadi lonjakan harga,” kata Khofifah.

Baca Juga :  Diskon Bahan Bakar Hingga Gas Melonjak, Pertamina Beri Promo Meriah Selama Agustus

Khofifah juga mengapresiasi peran Perum Bulog dalam menjaga ketersediaan beras, khususnya melalui program SPHP.

“Saya bersyukur beras SPHP di sini Rp57.000 per 5 kilogram. Ini menunjukkan peran Bulog sangat signifikan,” ujarnya.

Pemprov Jawa Timur, lanjut dia, akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga, melalui operasi pasar hingga penguatan cadangan pangan.

Selain meninjau harga, Khofifah juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada tukang becak dan buruh angkut di sekitar pasar sebagai bentuk kepedulian sosial pada momentum Syawal.

“Kita ingin memastikan masyarakat tetap tenang karena kebutuhan pokok tersedia dan harga tetap terjaga,” kata dia.(den)

No More Posts Available.

No more pages to load.