KILASJATIM.COM, Bondowoso – Malam takbir Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Bondowoso berlangsung penuh khidmat dan semarak. Lantunan takbir, “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaha illallahu Wallahu Akbar, Allahu Akbar wa lillaahil-hamd”, menggema di seluruh penjuru daerah, menjadi simbol kemenangan umat Islam setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Dalam suasana yang sarat spiritualitas tersebut, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa gema takbir bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan makna mendalam atas kemenangan spiritual umat Islam.
Puncak Perjuangan Spiritual
Bupati Abdul Hamid Wahid menyampaikan bahwa malam takbir merupakan puncak dari perjalanan panjang selama bulan Ramadhan. Umat Islam telah ditempa untuk menahan hawa nafsu, memperkuat kesabaran, serta menumbuhkan kepedulian sosial.
Menurutnya, Idul Fitri adalah momentum untuk kembali kepada fitrah—menjadi pribadi yang lebih bersih, jujur, dan peduli terhadap sesama. Gema takbir yang berkumandang menjadi simbol kemenangan sejati, yakni kemenangan atas diri sendiri.
Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Bondowoso melalui konsep BERKAH (Berdaya Saing, Religius, Berkelanjutan, Adil, dan Harmonis) dalam RPJMD 2025–2030.
Menguatkan Ukhuwah dan Harmoni Sosial
Lebih lanjut Bupati menegaskan bahwa kegiatan malam takbir memiliki tujuan besar dalam mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah islamiyah antara pemerintah dan masyarakat.
Ia berharap kebahagiaan Idul Fitri dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, baik di perkotaan maupun di pelosok desa. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, aparat keamanan, serta tokoh agama yang telah menjaga ketertiban selama bulan Ramadhan.
Semangat Baru Menuju Bondowoso Lebih Baik
Bupati juga mengungkapkan kesannya atas antusiasme masyarakat yang begitu tinggi dalam mengikuti malam takbir.
Menurutnya, suasana yang tertib dan penuh kebersamaan mencerminkan bahwa Bondowoso adalah daerah yang damai dan harmonis. Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak berlebihan dalam merayakan kemenangan.
Momentum Idul Fitri ini, katanya, harus menjadi titik balik untuk meningkatkan etos kerja dan kepedulian sosial demi membangun Bondowoso yang lebih mandiri dan sejahtera.
Doa dan Harapan di Hari Kemenangan
Bupati Abdul Hamid Wahid menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin,” ucapnya.
Ia juga berharap seluruh amal ibadah selama bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT serta masyarakat dapat terus menjaga kebersamaan dan keharmonisan dalam kehidupan sehari-hari.(wan)




