Ribuan Pemudik Gratis Diberangkatkan, Tekan Risiko Kecelakaan

oleh -481 Dilihat
Oleh
Frizal
Reporter

KILASJATIM.COM, Surabaya – 4.000 pemudik dari Surabaya dalam program Mudik Gratis Lebaran 2026 diberangkatkan. Pemberangkatan dilakukan di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim, Kamis (19/3/2026), menggunakan 100 armada bus.

Program ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jatim menghadirkan layanan mudik yang aman dan nyaman, sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, mudik gratis merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjamin keselamatan masyarakat saat pulang kampung.

“Ini layanan publik untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi warga,” ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 2.310 pemudik telah diberangkatkan dari Jakarta menggunakan 58 bus. Dengan tambahan dari Surabaya, total peserta mudik gratis jalur darat tahun ini mencapai ribuan orang dengan tujuan 20 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Rute yang dilayani mencakup berbagai daerah, mulai dari Madiun, Ponorogo, Tulungagung, hingga Banyuwangi dan Sumenep.

Selain jalur darat, Pemprov Jatim juga menggelar mudik gratis jalur laut dari Pelabuhan Jangkar, Situbondo, menuju Kepulauan Raas dan Sapudi. Program ini melayani sekitar 3.000 penumpang, termasuk pengangkutan ratusan sepeda motor.

Secara keseluruhan, jumlah peserta mudik gratis tahun ini mencapai 9.320 orang.

Khofifah menegaskan, program ini difokuskan untuk mengurangi penggunaan sepeda motor saat mudik yang berisiko tinggi terhadap kecelakaan.

“Kalau pemudik naik bus dan motornya diangkut, risikonya lebih kecil,” katanya.

Pemprov Jatim juga mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat selama Lebaran. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, diperkirakan 24,9 juta orang akan masuk ke Jawa Timur pada periode mudik tahun ini.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan, Pemprov menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 16–24 Maret 2026 guna menekan potensi hujan ekstrem yang dapat mengganggu arus mudik.

Baca Juga :  Pemerintah Indonesia Undang UN-Habitat Berperan Aktif dalam World Water Forum ke-10 di Bali 2024

Sementara itu, Kepala Dishub Jatim Nyono memastikan seluruh armada bus telah melalui uji kelaikan jalan. Pengemudi dan kru juga menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum bertugas.

Setiap bus dilengkapi perangkat GPS yang terhubung dengan aplikasi Trans Jatim, sehingga pergerakan armada dapat dipantau secara real time oleh petugas maupun keluarga pemudik.

Selain itu, seluruh pengemudi dan kru bus telah terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan untuk menjamin perlindungan selama perjalanan.

Di sisi lain, Pemprov Jatim juga terus memperkuat keselamatan transportasi dengan pembangunan 132 pos jaga dan palang pintu perlintasan kereta api di 22 kabupaten/kota sepanjang 2023–2025.

Melalui program mudik gratis ini, Pemprov Jatim berharap arus mudik Lebaran 2026 berjalan lebih aman, tertib, dan lancar, sekaligus mengurangi beban masyarakat saat pulang ke kampung halaman. (FRI) 

No More Posts Available.

No more pages to load.