BRI Imbau Nasabah Waspadai Modus File APK Jelang Lebaran

oleh -926 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Menjelang periode libur Lebaran, ketika intensitas komunikasi dan transaksi digital meningkat, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menjaga keamanan rekening, khususnya terhadap file dari sumber tidak dikenal.

Dalam praktiknya, modus kejahatan ini kerap diawali dengan pesan melalui WhatsApp dari oknum yang mengaku berasal dari instansi tertentu. Pelaku biasanya menggunakan narasi meyakinkan dan melampirkan file berformat .APK, undangan digital, surat yang mengatasnamakan layanan perpajakan, hingga resi pengiriman paket yang tampak seperti informasi penting.

Ketika korban mengunduh dan memasang file tersebut, perangkat dapat terinfeksi malware yang berpotensi mencuri data, merusak sistem, hingga mengambil alih kendali perangkat tanpa sepengetahuan pengguna. Aplikasi .APK dari sumber tidak tepercaya juga berisiko meminta izin akses tertentu yang dapat dimanfaatkan untuk memantau aktivitas pengguna, termasuk akses ke layanan keuangan yang tersimpan di perangkat.

Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, menjelaskan bahwa pola kejahatan digital terus berkembang dan membutuhkan kewaspadaan bersama.

“Perseroan terus menyempurnakan kapabilitas pengamanan layanan digital agar tetap adaptif terhadap dinamika ancaman. Penguatan pengamanan dilakukan secara berkelanjutan untuk melindungi data serta akses transaksi nasabah,” ujarnya.

BRI mengimbau nasabah untuk tidak mengklik, mengunduh, atau menginstal aplikasi dari sumber tidak tepercaya, serta tidak meneruskan pesan, file, maupun tautan mencurigakan. Jika menerima pesan yang terkesan mendesak, menawarkan hadiah, atau meminta verifikasi data dari nomor tidak dikenal, nasabah diminta memastikan kebenaran pengirim sebelum mengambil tindakan.

Penggunaan fitur keamanan tambahan seperti Two-Factor Authentication (2FA) juga dianjurkan guna meningkatkan perlindungan akses layanan digital.

Apabila nasabah terlanjur mengunduh file .APK mencurigakan, langkah awal yang perlu dilakukan adalah mematikan koneksi data seluler dan Wi-Fi, lalu menghapus aplikasi tersebut. Selanjutnya, pengguna disarankan segera mengganti username, PIN, dan password akun BRImo maupun email yang terhubung, serta melakukan reset setelan pabrik pada perangkat.

Baca Juga :  Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Perkuat Sinergi

Selain itu, nasabah juga perlu memblokir nomor pengirim yang terindikasi penipuan. Jika ditemukan aktivitas mencurigakan, segera hubungi Contact BRI di 1500017.

“BRI menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyaring informasi, terutama pesan yang disertai file atau tautan dari sumber tidak dikenal. Pengenalan indikasi ancaman sejak awal menjadi langkah penting untuk mencegah akses tidak sah terhadap data nasabah,” pungkas Saladin.(ara)

No More Posts Available.

No more pages to load.